Racun Ricin dalam Surat untuk Trump

Penulis: Denny Parsaulian Pada: Rabu, 03 Okt 2018, 10:45 WIB Internasional
Racun Ricin dalam Surat untuk Trump

AFP/MANDEL NGAN

SURAT yang ditujukan kepada Presiden AS Donald Trump dan Pentagon diduga berisi racun beracun yang mematikan.

Dinas Rahasia AS mengatakan telah mendeteksi amplop mencurigakan yang ditujukan kepada Trump pada Senin (1/10).

Di hari yang sama itu, setidaknya dua paket mencurigakan di-intercept di pusat penyaringan surat untuk Pentagon. Menurut juru bicara Departemen Pertahanan.

Seorang pejabat pertahanan mengatakan kepada AFP bahwa dua paket itu ditujukan kepada Menteri Pertahanan Jim Mattis dan Kepala Angkatan Laut Laksamana John Richardson.

"Amplop itu tidak diterima di Gedung Putih, juga tidak pernah masuk ke Gedung Putih," kata Dinas Rahasia. "Kami dapat mengkonfirmasi bahwa kami bekerja sama dengan mitra penegak hukum kami untuk sepenuhnya menyelidiki masalah ini."

Chris Sherwood, seorang juru bicara Pentagon mengatakan, pihak berwenang di tempat skrining mengakui beberapa paket yang mencurigakan, mencatat mereka dicurigai sebagai ricin.

Dia menekankan bahwa pihak berwenang masih menunggu konfirmasi bahwa paket tersebut berisi ricin. Polisi Pentagon menyerahkan masalah itu ke FBI untuk diselidiki.

Saat berada di Pentagon, fasilitas surat tidak berada di dalam gedung utama. Karyawan mengenakan pakaian pelindung putih untuk memeriksa surat yang dicurigai mengandung ricin, yang telah digunakan dalam beberapa plot teror.

Potongan-potongan surat White dan Pentagon kemungkinan besar terkait dan berisi substansi mentah yang terbuat dari biji jarak yang secara teknis tidak disebut ricin sampai pengujian lebih lanjut. Seperti dilaporkan CNN dengan mengutip sumber yang akrab dengan penyelidikan federal.

Diproduksi dengan mengolah biji jarak, ricin mematikan dalam hitungan menit jika tertelan, terhirup atau disuntikkan. Ini 6.000 kali lebih kuat dari sianida, tanpa obat penawar.

Sangat beracun, dapat menyebabkan mual, muntah, perdarahan internal, kesulitan bernafas, dan menyebabkan kematian akibat kegagalan organ atau keruntuhan sistem sirkulasi.

"Agen Khusus FBI memiliki dua amplop mencurigakan yang telah disaring di fasilitas surat Pentagon. Amplop-amplop itu saat ini sedang menjalani pengujian lebih lanjut," kata FBI dalam sebuah pernyataan.

Kolonel Rob Manning, juru bicara Departemen Pertahanan mengatakan, semua surat yang diterima di fasilitas penyaringan Pentagon Senin (1/10) ditempatkan di bawah karantina dan tidak menimbulkan ancaman bagi personel Pentagon.

Pihak berwenang Pentagon menunjukkan kepada wartawan area aman tempat surat diterima. 

"Pekerja Departemen Pertahanan dengan pakaian pelindung putih menyaring setiap bagian dari pos yang masuk, sekitar 500.000 item per tahun," kata pejabat itu.

Sebelumnya, dua orang dirawat di rumah sakit di Houston, Texas, setelah terkena zat tepung putih yang ditemukan dalam surat yang ditujukan kepada Senator Ted Cruz, seorang Republikan. (AFP/OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More