Minggu 16 September 2018, 13:45 WIB

Rusaknya Lapisan Ozon Berdampak Buruk bagi Kesehatan

Indriyani Astuti | Humaniora
Rusaknya Lapisan Ozon Berdampak Buruk bagi Kesehatan

MI/Indriyani Astuti

 

RUSAKNYA lapisan ozon berpotensi menyebabkan dampak buruk bagi kesehatan manusia di antaranya peningkatan kasus katarak mata, menurunnya kekebalan tubuh manusia, dan kanker kulit.

"Itu karena radiasi sinar ultra violet-B yang tidak tertapis lapisan ozon," ujar Direktur Mitigasi Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Emma Rachmawati dalam acaraPeringatan Hari Ozon Internasional 2018 dengan tema kampanye Keep Cool and Carry On Montreal Protocol atau Tetap Dingin dan Lanjutkan Upaya Perlindungan Lapisan Ozon Melindungi Bumi Pertiwi, di area Car Free Day, Thamrin, Jakarta, Minggu (16/9).

Turut hadir dalam acara tersebut, Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Ruandha Agung Sugardiman serta perwakilan dari pemerintah provinsi DKI Jakarta.

Emma melanjutkan kegiatan peringatan Hari Ozon Sedunia 2018 bertujuan menyosialisasikan pentingnya pelestarian lapisan ozon kepada generasi muda dan masyarakat umum, sehingga mereka dapat berperan aktif menjaga lingkungan khususnya melalui penggunaan barang-barang yang ramah ozon.

Diketahui, ada sejumlah barang-barang seperti Air Conditioner atau pendingan ruangan serta lemari pendingin yang mengandung bahan perusak ozon seperti CFC, Halon, Karbon Tetraklorida, dan Metil kloroform.

Dijelaskan Emma, lemari pendingin masih menggunakan klorofluorokarbon (CFC) sebagai media pendingin. Emisi CFC yang mencapai lapisan stratosfer, salah satu lapisan di bumi menyebabkan terbentuknya lubang-lubang pada lapisan ozon.

Penipisan lapisan ozon mengakibatkan masuknya lebih banyak radiasi sinar ultraviolet yang berbahaya masuk ke permukaan bumi. Peningkatan radiasi ultraviolet itu yang menjadi salah satu penyebab meningkatnya angka kejadian kanker kulit, penyakit katarak, dan penurunan kekebalan tubuh.

Sebagai upaya mengurangi paparan zat yang berbahaya bagi ozon, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, ujar Emma, mengajak masyarakat untuk menggunakan pendingin ruangan atau lemari pendingin secara bijak.

Apabila barang tersebut rusak, gunakan jasa reparasi yang ahli atau bersertifikat agar zat pendingin yang ada pada barang-barang tadi, tidak sembarangan dilepaskan ke di udara dan perlahan-lahan merusak lapisan ozon. (OL-2)

Baca Juga

Dok. Faber-Castell

Cegah Kebosanan Anak di Masa Pandemi, Butuh Variasi Kegiatan

👤Syarief Oebaidillah 🕔Jumat 10 Juli 2020, 23:23 WIB
"Perlu dirancang skema kegiatan yang bervariasi berupa kegiatan yang bersifat kognitif, afektif, sosial, maupun psikomotorik, yang...
Ilustrasi

Asosiasi Jurnalis Minta Konpers Kasad tidak Digelar di Secapa

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 10 Juli 2020, 23:18 WIB
Alasannya, Secapa merupakan zona merah penularan Covid-19 di Jawa Barat, sehingga konferensi pers dengan mendatangkan jurnalis ke lokasi...
Antara

Kekerasan Seksual Meningkat, NasDem: RUU PKS Solusinya

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Jumat 10 Juli 2020, 22:41 WIB
Payung hukum agar kekerasan seksual tak lagi merajalela diperlukan lantaran jumlah kasus yang terungkap selalu...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya