Senin 10 September 2018, 21:15 WIB

Tokopedia Center Jangkau Daerah

Ghani Nurcahyadi | Ekonomi
Tokopedia Center Jangkau Daerah

Ist

 

PERUSAHAAN teknologi terdepan di Indonesia, Tokopedia, meluncurkan experience center pertamanya yang bernama Tokopedia Center.

Pengunjung Tokopedia Center dapat melakukan berbagai kegiatan, seperti melakukan transaksi secara online-to-offline (O2O), membayar tagihan atau pembelian tiket, mendapatkan informasi mengenai cara menggunakan aplikasi Tokopedia, belanja secara interaktif, hingga mencari inspirasi untuk memulai usaha online secara gratis.

Komunitas penjual Tokopedia (TopCommunity) juga bisa berkumpul dan mengikuti kelas berbisnis online di Tokopedia Center. Selain itu, setiap pengunjung yang melakukan transaksi di Tokopedia Center juga akan mendapatkan berbagai promo yang menarik.

Tokopedia Center mulai diresmikan pada September 2018 di tiga kota, yaitu Boyolali, Palu, dan Padang.

"Tokopedia Center adalah suatu bentuk komitmen nyata Tokopedia dalam melakukan pemerataan ekonomi secara digital. Keberadaan Tokopedia Center akan membuka pintu pengetahuan bagi warga sekitar untuk berani melangkah ke masa depan yang lebih baik, memulai berbisnis online maupun berbelanja online, terutama bagi UMKM Indonesia yang akan menyokong pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa yang akan datang." kata Doni Nathaniel Pranama, Strategic Development untuk Tokopedia Center, dalam keterangannya, Senin (10/9).

Semua Tokopedia Center buka setiap hari, dengan jam operasional 11.00-20.00 WIB. Khusus Palu, jam operasional 11.00-22.00 Wita.

Adapun alamat Tokopedia Center: Tokopedia Center Padang: Jl Jhoni Anwar No. 37 D, Kampung Lapai, Nanggalo, Padang, Sumatra Barat, Tokopedia Center Boyolali: Komplek Ruko Baru, Jl Kates No. 8B, Pulisen, Boyolali, Jawa Tengah, dan Tokopedia Center Palu: Palu Grand Mall Lt. LG, Jl. Diponegoro, Lere, Palu Barat, Palu, Sulawesi Tengah. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More