Lena dan Leni Diminta Batalkan Rencana Pensiun

Penulis: Gervin Nathaniel Purba Pada: Kamis, 06 Sep 2018, 14:00 WIB Olahraga
Lena dan Leni Diminta Batalkan Rencana Pensiun

ANTARA/INASGOC/Ferdy Siregar
ATLET sepak takraw putri Indonesia, Lena dan Leni

ATLET sepak takraw putri Indonesia, Lena dan Leni, berencana pensiun seusai mengikuti Asian Games 2018. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi yang mendengar hal tersebut sontak melarang.

“Jangan pensiun dulu ya. Gak boleh dulu. Masih muda, masih panjang perjalanannya," kata Imam usai memberikan penghargaan dan bonus, dalam keterangan tertulis, Jakarta, Kamis (6/9).

Atlet kembar itu turut membantu tim sepak takraw putri menyumbangkan satu medali perunggu Asian Games 2018. Tim sepak takraw putri Indonesia kalah dari Vietnam dengan skor 1-2 di Ranau Hall, JSC, Palembang pada babak semifinal. Kekalahan tersebut membuat mereka meraih medali perunggu Asian Games.

Imam berpesan kepada keduanya untuk terus berlatih dan memberikan inpirasi kepada atlet lain yang belum berhasil meraih medali.

Menpora berharap Lena dan Leni menunda keputusan mereka untuk pensiun dan terus berjuang membawa nama baik Indonesia.

Menanggapi pernyataan Menpora, Lena menyampaikan rencana mereka untuk pensiun masih belum bulat. Sebab dirinya masih akan fokus pada kejuaraan-kejuaraan daerah.

“Masih pikir-pikir dulu, kita juga belum kasih jawaban ke pengurus. Lihat nanti ke depannya aja, yang pasti kita akan masih fokus ke Porda, Jabar di Bogor, bulan depan," kata pemain asal Indramayu ini.

"Insyaallah di PON nanti kita masih main. Tapi, kalau di SEA Games belum tahu, kita juga masih memikirkan ke atlet pelapis kita yang masih membutuhkan jam terbang yang banyak," imbuh Leni. (Medcom/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More