Belum Ada Rencana Permanenkan Perluasan Ganjil Genap

Penulis: Nicky Aulia Widadio Pada: Senin, 03 Sep 2018, 12:41 WIB Megapolitan
Belum Ada Rencana Permanenkan Perluasan Ganjil Genap

MI/Bary Fathahilah

KEPALA Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah menuturkan belum ada rencana pemberlakuan perluasan ganjil genap secara permanen. Sebab, dibutuhkan kajian yang lebih menyeluruh, termasuk masalah sosial dan ekonomi terkait hal itu.

"Sampai saat ini belum ada wacana ke sana. Nanti akan dilakukan kajian terkait masalah sosial ekonominya," kata Andri di Balai Kota Jakarta, Senin (3/9).

Perluasan ganjil genap saat Asian Games, kata Andri, berdasar pada survei jangka pendek. Ketika kebijakan itu diperpanjang hingga Asian Paragames, Pemprov DKI diminta mengkaji lebih luas termasuk dari aspek ekonomi dan sosial. Andri pun tidak menampik jika dirinya ingin perluasan ganjil genap dibuat permanen.

"Saya juga ingin (permanen). Ya cuma kan harus dilihat aspek-aspek lain. Betul kan? Ini juga pada ingin nih pengguna-pengguna angkutan umum. Cuma kan sekali lagi, yang saat kemarin kita hanya lihat dari aspek transportasi, sekarang kita juga harus lihat aspek-aspek yang lain," tambahnya.

Mulai hari ini, penerapan ganjil genap di Jalan Metro Pondok Indah tidak lagi berlaku karena tidak berdampak langsung pada pelaksanaan Asian Paragames.

Sementara itu, di Jalan Benyamin Sueb perluasan ganjil genap untuk sementara waktu tidak diberlakukan. Namun saat Asian Paragames mendatang, ganjil genap di Jalan Benyamin Sueb kembali berlaku.

"Benyamin Sueb itu karena kebetulan ada di wilayah Wisma Atlet. Pada pelaksanaannya kan memang lengang. Sekarang coba lihat, lengang dibandingkan dengan jalan-jalan yang lain," ujar Andri.

Pemprov DKI memutuskan memperpanjang penerapan ganjil genap hingga gelaran Asian Paragames rampung. Namun, perluasan ganjil genap tidak berlaku pada Sabtu dan Minggu.

Artinya, kebijakan ganjil genap hanya berlaku pada Senin sampai Jumat pukul 06.00 WIB hingga 21.00 WIB. Perluasan ganjil genap sebelumnya diterapkan untuk memastikan perjalanan para atlet dan official Asian Games bisa tepat waktu. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More