Timnas Basket Fokus Benahi Pertahanan

Penulis: (ESPN/Beo/R-2) Pada: Kamis, 16 Agu 2018, 02:00 WIB Sepak Bola
Timnas Basket Fokus Benahi Pertahanan

ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

PELATIH tim nasional basket putra Indonesia Fictor Ro­ring menyatakan anak asuhnya harus memperbaiki benteng pertahanan agar tidak lagi menelan kekalahan saat tampil di Asian Games 2018. Sekadar informasi, timnas basket putra Indonesia kalah telak dengan skor 65-104 dari Korea Selatan di laga perdana penyi­sihan Grup A, Selasa (14/8) malam.

“Pertahanan, saat melawan Thailand dan Mongolia harus lebih kuat lagi. Pertahanan kami saat melawan Korea Selatan kemarin sangat mudah ditembus. Kalau mau menang, itu harus dibenahi sesegera mungkin,” kata Fictor.

Walau dipermalukan di ha­dapan publik sendiri, Fictor menyatakan peluang Adhi Pratama Prasetyo Putra dkk untuk bisa mendapatkan kemenangan masih sangat besar. “Pertandingan pertama belum menentukan apa pun, masih ada laga kedua dan ketiga yang juga akan sangat penting,” ujarnya.

Pelatih yang sukses meng­antarkan Indonesia meraih medali perak SEA Games 2015 Singapura itu menyebut akan menyiapkan strategi khusus yang sesuai dengan pola main lawan di laga selanjutnya. Khusus untuk melawan Thailand, Fictor menyoroti satu pemain bernama Chitchai Ananti yang harus diwaspadai.

Ananti yang mengisi posisi shooting guard sangat lihai menembakkan bola dari jarak jauh dan berpotensi banyak menyumbangkan tiga angka untuk timnya. Fictor mengaku sudah menonton langsung aksi Ananti ketika negaranya berhadapan dengan Mongolia. Dia sempat cedera, tetapi diperkirakan telah fit ketika berhadapan dengan Indonesia. “Saat lawan kita dia (Ananti) pasti main, bagaimana caranya kita harus menghentikan dia. Mungkin itu pekerjaan rumah kami,” kata Fictor. (ESPN/Beo/R-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More