Ketua OJK Harap Pasar Modal Memiliki Integritas yang Tinggi

Penulis: Nur Aivanni Pada: Jumat, 10 Agu 2018, 13:48 WIB Ekonomi
Ketua OJK Harap Pasar Modal Memiliki Integritas yang Tinggi

MI/Ramdani

KETUA Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) Wimboh Santoso berharap pasar modal Indonesia memiliki integritas yang tinggi ke depannya. Dengan begitu, katanya, pasar modal Indonesia akan lebih dipercayai oleh para investor.

"(Pasar modal) Jadi proses bisnis yang transparan, pembentukan harga yang objektif sehingga investor akan lebih percaya kepada pasar modal ini baik untuk menghimpun dana maupun investasi," katanya dalam perayaan hari ulang tahun Pasal Modal ke-41, di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (10/8).

Selain itu, pihaknya akan terus berupaya memberikan kesempatan kepada investor baik dalam negeri maupun luar negeri untuk bisa menanam investasinya di Indonesia. Ia juga berharap agar pasar modal bisa bersinergi dengan semua stakeholder terkait baik di pusat, daerah maupun swasta.

"Kita harus melakukan sinergi dengan internasional dalam membuat satu pasar yang terintegrasi dan transparan," katanya.

Pasar modal, sambung Wimboh, juga diharapkan bisa mendorong literasi keuangan kepada masyarakat. Pasalnya, saat ini masih ada masyarakat yang belum memahami produk-produk keuangan dan bagaimana melakukan akses ke pasar modal.

"Sehingga nanti masyarakat ini bisa memilih instrumen mana yang pas bagi mereka untuk fundraising melalui pasar modal. Di samping itu juga masyarakat akan paham instrumen mana yang pas untuk mereka untuk investasi di pasar modal," katanya.

Dari OJK sendiri, lanjut Wimboh, tengah membuat kebijakan terkait fundraising melalui pasar modal untuk UMKM. "Kita permudah, dorong, dan percepat," katanya.

Pihaknya juga akan mendorong literasi keuangan sehingga UMKM paham bagsimana caranya mengeluarkan surat utang atau lainnya. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More