Anggaran Cekak, Stadion Barombong tidak Kunjung Tuntas

Penulis: Lina Herlina Pada: Senin, 23 Jul 2018, 20:15 WIB Nusantara
Anggaran Cekak, Stadion Barombong tidak Kunjung Tuntas

ANTARA

PEMBANGUNAN Stadion Barombong, Sulawesi Selatan, telah menghabiskan anggaran sebesar Rp300 miliar. Sayangnya, pembangunan stadion tersebut belum bisa maksimal, lantaran keterbatasan anggaran.

Alhasil, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Sulsel harus mengambil opsi lain untuk kelanjutan pembangunan Stadion Barombong tersebut.

Kepala Dispora Sulsel, Sri Endang Sukarsi, mengatakan anggaran dari APBN dirasionalisasi karena dialihkan ke Asian Games 2018. Sehingga memang ada rencana untuk menawarkan pembangunan stadion kepada swasta.

"Swasta juga bisa ikut mendukung pembangunan Stadion Barombong. Regulasinya ada. Berdasarkan aturan, dimungkinkan ada Kerja sama antara Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Tapi ini masih akan dibicarakan lagi, skemanya seperti apa," jelas Sri Endang, Senin (23/7) di Kantor Gubernur Sulsel, Makassar.

Sementara itu, Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Dispora Sulsel yang juga Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satdion Barombong, Muhlis M, menambahkan jika pihaknya tetap masih berupaya meminta anggaran dari pemerintah pusat.

"Proposal untuk permintaan anggaran stadion sudah dikirimkan di Kemenpora. Dia berharap ada alokasi APBN di 2019. Karena di pagu indikatif Bappeda juga ada perencanaan RAB 2019 sebanyak Rp50 miliar. Hanya saja kita masih tunggu persetujuannnya," ungkap Muhlis.

Untuk kondisi terkini pembangunan stadion sendiri lanjut Muhlis, pada 2018 ini hingga 17 Juli, 18,89% dari targetnya yang hanya 9 persen dari Rp64 miliar anggaran yang disiapkan.

"Kita berharap, September atau Oktober, atap sudah terpasang semua. Pembangun di Stadion Barombong sekarang itu baru fisik mencapai 90%. Kita berharap Desember 2018 ini bisa rampung semua," pungkas Muhlis. (A-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More