Senin 25 Juni 2018, 15:32 WIB

Rujukan Online Kurangi Jumlah Antrian Pasien BPJS di RS

Indriyani Astuti | Humaniora
Rujukan Online Kurangi Jumlah Antrian Pasien BPJS di RS

MI/ANGGA YUNIAR

 

BADAN Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mulai memberlakukan secara bertahap sistem rujukan secara online dari fasilitas kesehatan tingkat primer (FKTP) ke fasilitas kesehatan tingkat lanjutan (FKTL). Tujuannya untuk penataan administrasi dan memudahkan pelayanan bagi para peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-KIS).

Deputi Direksi Bidang Jaminan Pembiayaan Kesehatan Primer Dwi Martiningsih mengatakan sistem rujukan secara online dapat mengurangi jumlah antrian peserta di FKTL atau rumah sakit.

Ia menjelaskan saat peserta JKN-KIS berobat ke fasilitas kesehatan (faskes), setidaknya rata-rata ada empat proses antrian yang dilalui.  Pertama pemeriksaan di faskes  tingkat primer, kedua antrian saat dirujuk dari FKTP ke rumah sakit, ketiga antrian ke poliklinik rumah sakit dan keempat antian untum mendapatkan obat.

"Penumpukan antrian umumnya terjadi pada proses  kedua padahal itu murni administratif. Dengan rujukan sistem online, petugas di RS  tidak perlu memasukan data-data pasien lagi, tapi hanya memasukan nomor rujukan pasien dari faskes tingkat pertama," terang Dwi.

Dwi mengatakan BPJS Kesehatan telah mengembangkan aplikasi berupa jaringan komunikasi data di fasilitas kesehatan (faskes) primer. Melalui aplikasi itu, dokter di faskes primer dapat merujuk pasien ke RS. Nantinya, tutur Dwi, akan dikembangkan juga  health facilities information system, berisi data dan profil faskes primer dan faskes tingkat rujukan.

"Ketika ingin merujuk, dokter di faskes primer dapat memilih RS dan kan ada spesifikasinya sehingga dapat dipilih jarak  RS yang terdekat sebagai pertimbangan rujukan. Dari sana pasien dapat terdistribusi sesuai kebutuhan medisnya serta mengurangi antrian," pungkasnya.

Sampai dengan Mei 2018, BPJS Kesehatan telah bekerja sama dengan 20.975 FKTP dan 2.367 FKRTL (rumah sakit dan klinik utama). Dari angka tersebut, sebanyak 18.737 FKTP sudah terhubung jaringan komunikasi datanya dan dapat menerapkan sistem rujukan online. BPJS Kesehatan  optimis jika jumlah fasilitas kesehatan yang mengaplikasikan sistem rujukan onllne akan meningkat dari waktu ke waktu. Pada 21 Juni lalu, sistem rujukan online sudah diterapkan bertahap. (OL-4)

Baca Juga

Medcom.id

Efek Samping Berat tidak Ditemukan pada 1.542 Relawan Vaksin

👤Ata/Ant/X-7 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 03:29 WIB
Di Indonesia, hingga kemarin sebanyak 1.542 relawan uji coba vaksin covid-19 fase 3 telah mendapatkan suntikan kedua. Sebanyak 843 di...
ANTARA/YULIUS SATRIA WIJAYA

Tetap Bijak Manfaatkan Liburan

👤Insi Nantika Jelita 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 03:15 WIB
Petugas akan terus menyampaikan teguran terhadap pelanggaran protokol kesehatan untuk meminimalisasikan penularan...
MI/Permana

Maudy Koesnaedi Dari Zaenab ke Bu Broto

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 03:00 WIB
AKTRIS Maudy Koesnaedi, 45, dipilih sebagai pemeran utama film Losmen Bu Broto yang diangkat dari serial televisi legendaris di era...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya