IPC Pulangkan Ribuan Pemudik Gratis ke Jakarta

Penulis: Micom Pada: Rabu, 20 Jun 2018, 08:10 WIB Nusantara
IPC Pulangkan Ribuan Pemudik Gratis ke Jakarta

Ist

PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau IPC memulangkan ribuan  pemudik gratis kembali ke Jakarta secara serentak dari 17 daerah di Jawa dan Sumatra, pada Selasa (19/6).

Setelah memberangkatkan peserta mudik gratis, kali ini sebanyak 418 bus pengangkut berstandar pariwisata dikerahkan untuk memulangkan peserta mudik gratis ke Jakarta. Di beberapa kota dan daerah asal atau tujuan pemudik, IPC bersinergi dengan kepolisian daerah setempat. Ini terbukti dari pengawalan bus mudik IPC oleh kepolisian sampai batas kota atau daerah.

“Dengan memfasilitasi arus balik, IPC ingin memastikan para peserta mudik gratis kembali ke Jakarta dengan aman dan nyaman,” ujar Corporate Secretary PT Pelindo II, Shanti Puruhita, melalui keterangannya, Selasa.

Beberapa kota tujuan program itu, antara lain Solo, Purwokerto, Pacitan, Yogyakarta, Semarang, Pekalongan, Surabaya, Malang, Solo, Indramayu, Cirebon, Kuningan, Tegal, dan Brebes. Adapun kota tujuan di Sumatra, yaitu Padang dan Palembang.

Para pemudik itu merupakan peserta mudik gratis yang difasilitasi IPC. Program mudik bersama ini rutin diadakan setiap tahun. Hal ini dilakukan untuk mendukung program pemerintah yang menyediakan sarana transportasi mudik yang aman untuk sebagian warga Jakarta yang benar-benar membutuhkan. 

Program mudik gratis bersama IPC ini merupakan hal yang istimewa dan berbeda dengan lainnya, karena IPC juga memfasilitasi pemudik kembali ke Jakarta dari daerah asal masing-masing dengan bus yang sama.

Untuk menjamin keselanatan perjalanan, IPC menyeleksi sopir bus secara ketat. Mereka direkrut khusus untuk program Mudik Bersama IPC Grup. Para sopir mengikuti tes kesehatan, termasuk tes urine di klinik kesehatan yang ada di Pelabuhan Tanjung Priok. (RO/OL-1)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More