Rabu 20 Juni 2018, 18:22 WIB

Arus Balik Melonjak, Jalur Nagreg Macet Panjang

Haufan Hasyim Salengke | Megapolitan
Arus Balik Melonjak, Jalur Nagreg Macet Panjang

ANTARA FOTO/Fahrul Jayadiputra

 

PADA Idul Fitri tahun ini, arus balik para pemudik yang tiba Jakarta terus meningkat. Jalur Nagreg dari Garut dan Tasikmalaya menuju Bandung macet karena meningkatnya volume kendaraan pada arus balik.

Sebanyak 125 ribu kendaraan diprediksi melewati jalur Nagreg di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dalam puncak arus balik Lebaran 1439, Selasa (19/6) malam. Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung mencatat angka itu meningkat dibandingkan arus balik pada 18 Juni yang mencapai 119,176 kendaraan.

Para pemudik yang kembali ke Jakarta dan sekitarnya mengaku, mereka mengalami macet panjang hingga kawasan Nagreg, Kabupaten Bandung. Salah satunya Kurniawan, 30, pemudik asal Cilacap, Jawa Tengah, yang tiba di Terminal Depok.

Dia mengaku mengalami macet panjang dari kawasan Tasik hingga Nagreg. Perjalanannya dari Terminal Majenang, Cilacap, Jawa Tengah, hingga tiba di Depok memakan waktu kurang lebih 15 jam. Padahal waktu tempuh normal hanya 6 jam. "Untungnya lewat jalur alternatif Garut (jadi) tidak begitu parah," kata dia.

Sedangkan terkait tarif angkutan, kata dia, terjadi peningkatan. Dari yang biasanya 95.000-100.00 ribu meningkat pada Lebaran ini menjadi Rp165-170 ribu. "Tiketnya lasung bayar di atas bus. Bisa juga pesan lewat agen setempat," pungkas pria yang saban hari bekerja di bilangan Rasuna Said, Jakarta Selatan, itu.

Begitu pula Budi, 65, pemudik asal Semarang, Jawa Tengah, mengaku ia menghabiskan waktu tidak kurang dari 15 jam dari daerahnya hingga sampai di Jakarta. Normalnya, kata dia, seharunya hanya 9 jam.

Melonjak

Meningkatnya jumlah arus balik para pemudik yang menggunakan angkutan umum juga terpantau, salah satunya, di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur. Kepala Satuan Pelaksana Terminal Kampung Rambutan, Thofik Winanto, mengatakan jumlah pemudik dari daerah yang tiba di Terimal Kampung Rambutan terus melonjak signifikan dalam tiga hari terakhir.

Berdasarkan data terakhir sementara sejak Lebaran hingga hari ini, menunjukkan jumlah penumpang yang tiba di Terminal Kampung Rambutan mencapai 97 ribu orang. "Sampai H+4 (Rabu) jumlah kedatangan masih terus meningkat," ujar Thofik kepada Media Indonesia, Rabu (20/6).

Jumlah kedatangan pada Minggu (17/6) sebanyak 17.492 orang, Senin 22.044 penumpang, dan Selasa 27.541 penumpang. Sementara itu data awal untuk Rabu (20/6), jumlah pendatang yang tercatat dari pukul 00.00-14.00 WIB sebanyak 17.426 penumpang.

Selain arus balik, tercatat masih banyak pula warga yang mudik ke kampung halaman hingga Rabu--sehari menjelang cuti libur bersama yang ditetapkan pemerintah berakhir. Jumlah pemudik pada Selasa yang berangkat dari Terminal Kampung Rambutan sebanyak 3.615 orang. Sementara data sementara pada Rabu sebanyak 2.329 penumpang. (OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More