Rabu 20 Juni 2018, 15:25 WIB

Arus Balik, Tol Fungsional Diberlakukan One Way

Akhmad Safuan | Nusantara
Arus Balik, Tol Fungsional Diberlakukan One Way

ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

 

ARUS Balik lebaran masih berlangsung, kendaraan dari arah timur (Semarang) Nenuju ke barat (Jakarta) sejak pagi memadati jalur pantura dan jalur tol fungsional Semarang-Pemalang yang diberlakukan satu arah (one way).

Pemantauan Media Indonesia di pantura Rabu (20/6) sejak dini hari ribuan kendaraan terus mengalur di jalur pantura Semarang-Brebes, Jawa Tengah. 

Meskipun tidak terlihat kemacetan namun rakaian kendaraan yang cukup padat mengisi dua lajur di pantura tersebut, bahkan di beberapa ruas seperti di Gringsing (Batang), Jalan Jend Sudirman, Jalan KH Mas Masyur  dan Gajahmada (Pekalongan) dilakukan contra flow.

Sementara itu ruas jalan tol fungsional Semarang-Pemalang sepanjang 141 kilometer diberlakukan satu arah (one way) yakni hanya untuk kendaraan dari arah timur menuju ke barat. Namun memasuki jembatan Kali Kuto yang terjadi penyempitan, sebagian kendaraan dikeluarkan dari  tol di Weleri (Kendal) untuk melanjutkan perjalanan melalui jalur panntura untuk mengantisipasi kemacetan.

Demikian juga jalur tol fungsional Kartasura-Salatiga, kendaraan dari arah utara (Semarang) dikeluarkan melalui exit Tingkir (Salatiga) karena ruas selanjutnya diberlakukan one way untuk kendaraan dari arah selatan (Solo).

Di dua jalur funfsional ini, kendaraan arus balik terlihat berjalan mengular cukup panjang, beberapa rest area juga terlihat penuh jelang siang karena banyak penumpang kendaraan yang memanfaatkan untuk istirahat, isi BBM dan makan.

"Hingga siang ini kondisi arus balik terhitung lancar, di ruas tol fungsional Kendaraan berjalan dengan kecepatan sedang dan memasuki jembatan Kali Kuto antrean hanya sepanjang 200-300 meter," kata Kepala Satuan Lalulintas Polres Kendal Ajun Komusaris Edi Sutrisno, Rabu (20/6).

Meskipun jumlah kendaraan yang melintas menurun dibanding sebelumnya, lanjut Edi Sutrisno, namun mengantisipasi penumpukan dilakukan contra flow yakni 3:1 di Weleri-Gringsing sepanjang 1 kilometer.

Sementara itu berdasarkan pantauan di Posko Mudik Lebaran di Wiradesa, Kabupaten Pekalongan jumlah kendaraan yang melintas di pantura rata-rata mencapai 1.900 unit per jam dengan jjmlah terbanyak kendaraan roda dua yang mencapai 1.200 per jam. 

"Sudah agak menurun dibanding sebelumnya, namun petugas tetap siaga karena puncak diperkirakan terjadi malam," ujar Kepala Satuan Lalulintas Polres Pekalongan Ajun Komisaris Boby Anugerah Rahman. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More