Rabu 20 Juni 2018, 13:43 WIB

Operasional Jip Wisata Merapi Dihentikan Sementara

Agus Utantoro | Nusantara
Operasional Jip Wisata Merapi Dihentikan Sementara

ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

 

PEMERINTAH Kabupaten Sleman, DIY, menghentikan sementara operasional jip wisata yang selama ini melayani trek lereng merapi atau Volcano Tour Merapi. Penghentian itu dilakukan setelah sehari sebelumnya, Selasa (19/6) terjadi musibah jip terperosok ke jurang yang menewaskan seorang wisatawan.

Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan, penghentian operasional ini  berlaku mulai hari Rabu (20/6) ini dan kemudian akan dilakukan uji kelaikan.

"Hari ini sementara operasional jip wisata di lereng Merapi dihentikan  setelah kejadian musibah kemarin," kata Bupati Sleman Sri Purnomo.

Ia menegaskan, nantinya jip yang digunakan itu harus lolos uji kelaikan. 

"Yang tidak laik, tidak boleh beroperasi," ujarnya.

Pemkab Sleman sangat prihatin dan menyesalkan atas musibah yang tidak diinginkan tersebut. 

"Ini sangat memprihatinkan, di tengah ramainya wisatawan Lebaran dan banyaknya peminat jip wisata Lava Tour Merapi, justru terjadi musibah yang merenggut korban jiwa," katanya.

Padahal, ujar Sri Purnomo, Pemkab Sleman terus menerus mengingatkan kepada operator jip wisata agar memperhatikan masalah keselamatan dan menjaga agar jip wisata dalam kondisi prima, demikian pula pengemudi selalu mengutamakan keselamatan.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman Mardiyanta mengatakan pihaknya bersama dengan aparat kepolisian hari ini langsung melakukan pemeriksaan terhadap kelayakan jip wisata Merapi. 

"Kami akan periksa satu per satu, yang tidak layak langsung kami segel dengan gembok agar tidak beroperasi," katanya.

Diperkirakan pemeriksaan ini akan berlangsung cukup lama mengingat saat ini jumlah armada jip wisata di lereng Merapi lebih dari 800 unit. 

"Semua akan kami periksa, dari 29 asosiasi jip wisata di lereng Merapi, terdapat lebih dari 800 kendaraaan yang akan diperiksa kelayakannya," katanya.

Kecelakaan jip wisata tersebut terjadi pada Selasa (19/6) pukul 14.15 WIB di Dusun Tangkisan, Umbulharjo Cangkringan, Sleman. Satu unit kendaraan Jeep Willys dengan nomor polisi H-8010-AB di rute jip lava tour Merapi terperosok ke dalam jurang sedalam empat meter.

Kejadian tersebut akibat jip wisata yang dikemudikan Teguh Nugraha, 43, warga Kaliurang Barat RT 05/RW 18, Hargobinangun Pakem, Sleman tersebut mengalami masalah pada setir kendaraan. Akibatnya kendaraan tidak dapat dikendalikan dan kemudian terperosok ke jurang sedalam empat meter.

Dalam kejadian tersebut satu korban meninggal dunia atas nama Ny Enny Fatmawati, 42, warga Perum Bumi Mutiara RT 07 RW 33, Bojongkulon, Gunung Putri, Bogor. 

Sementara korban luka yakni Sandhy Mas Nugroho, 14, warga Cokro Tulung Klaten, Ngatmadi, 54, warga Cokro Tulung Klaten, Ny Atik Rahmawati, 40, warga Cokro Tulung Klaten dan Ny Sriyatun, 52, warga Cokro Tulung Klaten. Korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Panti Nugroho, Pakem Sleman. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More