Rabu 20 Juni 2018, 11:07 WIB

Usai Lebaran, Harga Beberapa Komoditas Pangan Merangkak Naik

Andhika Prasetyo | Ekonomi
Usai Lebaran, Harga Beberapa Komoditas Pangan Merangkak Naik

ANTARA/Prasetia Fauzani

 

EMPAT hari usai Lebaran, harga kebutuhan bahan pangan di beberapa pasar di Jakarta terpantau mengalami sedikit pergerakan meski tidak terlalu signifikan.

Di Pasar Kebayoran Lama, harga produk-produk hortikultura seperti cabai rawit merah, cabai merah kriting, dan bawang merah sedikit beranjak dari sebelum Lebaran.

Harga cabai rawit merah di pasar yang terletak di Jakarta Selatan itu saat ini berada di kisaran Rp35.000-Rp38.000 per kilogram (kg). Berdasarkan pengakuan para pedagang, sebelum Lebaran, harga komoditas tersebut sempat turun hingga Rp30.000 per kg.

Tidak berbeda, cabai merah kriting juga mengalami sedikit lonjakan menjadi Rp40.000 per kg dari pekan sebelumnya yang hanya berkisar Rp32.000 per kg.

Begitu pun bawang merah yang bergerak dari Rp35.000 per kg menjadi Rp40.000 per kg.

Kondisi serupa terjadi di Pasar Pal Merah. Harga bawang merah saat ini dibandrol Rp40.000 per kg, cabai merah kriting Rp42.000 per kg dan cabai rawit merah di kisaran Rp48.000 per kg.

Daim, salah satu pedagang produk hortikultura, mengatakan kenaikan harga usai Lebaran biasa terjadi karena sebagian besar pedagang masih belum beraktivitas. Hal itu membuat stok menjadi terbatas.

Berdasarkan pengalaman di tahun-tahun sebelumnya, ia mengungkapkan hal itu akan kembali normal sepekan setelah Hari Raya Idul Fitri.

Berbeda dengan produk hortikultura, komoditas pangan utama seperti beras, daging sapi, dan telur ayam terpantau stabil di dua pasar tersebut.

Harga beras medium masih berada di kisaran Rp9.000-Rp9.300 per kilogram (kg).

Pun harga daging sapi yang tidak beranjak dari level Rp120.000 per kg.

Penurunan terjadi pada telur ayam yang semula Rp25.000 per kg menjadi Rp23.000 per kg.

Syahbani, pedagang di Pasar Kebayoran Lama, mengatakan walaupun aktivitas jual beli belum seramai hari biasa dan beberapa kios masih tutup, kondisi tersebut tidak lantas membuat harga beras melambung.

Ia mengatakan permintaan akan komoditas pangan utama itu saat ini tidak besar karena sebagian besar masyarakat sudah belanja pada periode sebelum Lebaran.

Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Riwantoro mengungkapkan beberapa komoditas pangan memang baru mulai dipasok kembali pada H+3 Lebaran.

"H+4 pasokan pangan dari produsen akan kembali lancar memenuhi kebutuhan di Ibukota. Ketika pasokan pangan pokok sudah mulai bertambah, tentunya harga akan bergerak normal,” ujar Riwantoro. (OL-2)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Ada Covid-19, Pengusaha Batik Ubah Produk Jadi Daster dan Sarung

👤Despian Nurhidayat 🕔Rabu 08 Juli 2020, 17:12 WIB
Menurut Teten, dalam kondisi PSBB saat ini konsumsi masyarakat saat ini didominasi oleh kebutuhan pokok seperti makanan dan minuman, produk...
Antara

Menkop UKM Khawatir UMKM Gulung Tikar

👤Despian Nurhidayat 🕔Rabu 08 Juli 2020, 17:00 WIB
Skenario terburuk pada bulan September 2020 nanti UMKM sebagian besar akan mengalami kerugian dan banyak yang menghentikan usaha...
Antara/Mohammad Ayudha

Menaker Beberkan Masalah UMKM di Tengah Pandemi

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Rabu 08 Juli 2020, 16:45 WIB
Mulai dari penurunan penjualan, kesulitan modal, distribusi terhambat, terkendala bahan balu, hingga penurunan produksi. Pemerintah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya