Agung Rombak Pimpinan Fraksi Golkar DPR

Penulis: Nur Aivanni Pada: Jumat, 13 Mar 2015, 00:00 WIB Politik dan Hukum
Agung Rombak  Pimpinan Fraksi Golkar  DPR

ANTARA FOTO/Andika Wahyu

PARTAI Golkar di bawah kepengurusan Agung Laksono akan mengubah susunan fraksi di DPR, salah satunya posisi ketua fraksi Golkar di DPR. Jabatan ketua fraksi Golkar yang kini dipimpin oleh Ade Komarudin akan digantikan oleh Agus Gumiwang Kartasasmita. Demikian diutarakan oleh Ketua Umum Golkar Agung Laksono.

"Pada waktunya (penggantian posisi Ade sebagai ketua fraksi) nanti. Kami akan layangkan surat ke pimpinan DPR. (Ade) akan diganti dengan Agus Gumiwang," jelasnya saat ditemui di Kantor DPP Hanura, Jakarta, Jumat (13/3). Sementara itu, posisi Ketua DPR Setya Novanto dan Wakil Ketua MPR Mahyudin masih tetap.

Wakil Ketua Umum Golkar Agus Gumiwang menyatakan bahwa mengenai nasib posisi Setya Novanto apakah akan diganti atau tidak masih belum dibahas dalam kepengurusan. "Ada yang bilang Pak Novanto akan dipertahankan pasti salah dan akan diganti pasti salah, karena kami belum membahasnya," katanya.

Diakui Agus, pekan depan pihaknya akan mengirimkan kembali surat susunan fraksi Golkar di DPR kepada pimpinan DPR. "Kita akan memasukkan kembali surat susunan pengurus fraksi, sekaligus melampirkan hasil Munas Ancol dan surat dari Kumham," jelasnya.

Sebelumnya, Golkar versi Munas Ancol telah memasukkan susunan pengurus fraksi ke DPR. Namun, surat tersebut belum lengkap dengan adanya surat pengesahan dari Kemenkum dan HAM. Ia pun menyampaikan sampai saat ini pihaknya tengah menyusun komposisi dari pengurus fraksi Golkar tersebut. "Sedang disusun. Masih belum fix, tapi ketua fraksinya saya," ucapnya.

Selain itu, mengenai pimpinan di dalam alat kelengkapan dewan (AKD) DPR, Agus mengutarakan pihaknya mengakomodir orang-orang yang masuk dalam 'Kabinet Ade Komarudin'. "Yang sekarang duduk sebagai pimpinan komisi, ada yang kami akomodasi. Ada cukup banyak. Ini adalah bukti kami tidak cuci piring, tidak sapu-sapu bersih," tuturnya.

Agus menyatakan mereka tetap menjadi pimpinan, hanya saja ada beberapa yang dipindahkan ke AKD lain. "Cuma pindah tempat, tapi tidak turun," cetusnya. Mengenai kemungkinan pimpinan DPR dan Setjen DPR tidak mengakui kepengurusan Fraksi Golkar, kata Agus, mereka akan menempuh jalur hukum ke PTUN. "Karena kami punya kekuatan hukum yang sah diakui negara," tandasnya. (P-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More