Shell Luncurkan Produk Bahan Baku Industri Manufaktur

Penulis: (Mut/S-4) Pada: Kamis, 14 Jun 2018, 04:20 WIB Otomotif
Shell Luncurkan Produk Bahan Baku Industri Manufaktur

MI/ROMMY PUJIANTO

SHELL Lubricants Indonesia meluncurkan Shell Flavex 595B dan Shell Risella X. Dua produk unggulan tersebut merupakan bahan baku untuk mendukung industri manufaktur, terutama ban otomotif, industri kosmetik, dan industri kimia lain.

Vice President Technical PT Shell Indonesia Bambang Wahyudi menjelaskan bahwa Shell Flavex 595B adalah oil extender atau minyak paraffinic pemroses khusus karet yang bebas zat karsinogen (non-carcinongenic). "Produk itu lebih berkualitas dan lebih aman untuk lingkungan dan manusia, bahkan jika dibandingkan dengan minyak bahan baku lain yang biasa digunakan bersama teknologi distillate aromatic extract (DAE)," ujarnya.

Keuntungan lain, menurut Bambang, Shell Flavex 595B memiliki flashpoint tinggi sehingga produsen ban dapat melakukan proses produksi yang lebih aman dan kompatibel dengan karet alami. Shell Flavex 595B telah lulus pengujian ketat dari Reach, yakni sejenis badan sertifikasi dan pengujian internasional bahan kimia untuk industri hilir.

Shell Risella X adalah jajaran produk process oil teranyar dengan teknologi gas ke cair (gas to liquid) dari Shell. Produk tersebut mampu menghadirkan performa tercanggih untuk industri polimer serta industri kosmetik.

Performa itu, semisal kestabilan sinar ultraviolet menjamin resistensi dalam perubahan warna dan kemurnian tinggi yang sangat cocok, terutama dalam industri kosmetik yang membutuhkan produk-produk berbasis pembersih. "Kami memiliki lebih dari 30 tahun pengalaman bekerja sama dengan produsen ban untuk memastikan mereka menggunakan bahan baku berkualitas terbaik atau minyak extender untuk ban yang lebih kompetitif," tandasnya.

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More