Senin 11 Juni 2018, 14:40 WIB

Ini lah Orang-Orang di Balik Pertemuan Trump-Kim

Micom | Internasional
no-image.jpg
 

DUA dunia akan beradu ketika Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di Singapura pada 12 Juni. Miliarder berusia 72 tahun yang hobi posting di Twitter setiap jam yang seringkali mengejutkan itu akan duduk berhadap-hadapan dengan seorang Leninis--pemimpin muda yang jarang meningkalkan negerinya yang terisolasi.

Kedua pria ini mewakili negara masing-masing yang luar biasa berbeda. Trump memerinta negara dengan militer yang dianggap terkiuat dan ekonomi terbesar di dunia. Sementara Kim memimpin negara yang disebut-sebut miskin karena telah mengalihkan sumber daya mereka yang langka untuk membangun senjata nuklir, melindungi rezimnya dari serangan AS.

Pendekatan diplomatik mereka juga sungguh 'berbeda dunia'. Trump dikenal karena volatilitasnya dan hobi menjungkirbalikkan kebijakan dengan tiba-tiba, sementara Kim secara metodis membuat para saingannya saling bertikai satu sama lain. 

Jadi, tantangan berat menghadapkan kedua orang tersebut untuk duduk bersama pada pertemuan pertama itu, dipikul oleh dua tim yang berbeda. Trump yang telah berulang kali melakukan reshuffle jajaran pejabat nasional di bidang keamanannya sejak ia berkuasa pada Januari 2017, membentuk sekumpulan penasihat kemanan. Sedangkan Kim akan membawa sekelompok loyalistnya dan negosiator veteran untuk mengambil kebijakan yang tegas dalam pertemuan itu. (Bloomberg/OL-5)