Jumat 08 Juni 2018, 06:11 WIB

Komunitas Muslim AS Tuding Buka Puasa Trump hanya Formalitas

Sonya Michaella | Internasional
Komunitas Muslim AS Tuding Buka Puasa Trump hanya Formalitas

AFP/JIM WATSON

 

UNTUK pertama kalinya Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menggelar buka puasa bersama. Namun, sejumlah tokoh dan komunitas besar Islam tidak hadir dalam acara tersebut.

Komunitas Islam AS menganggap sikap Islamofobia Trump membuat timbulnya kebencian dan menurunnya relasi komunitas dengan pemerintah.

Mereka juga menganggap Trump sengaja mengubah susunan kabinetnya dengan orang-orang yang anti-Islam seperti Mike Pompeo, John Bolton, dan Stephen Miller.

Dilansir CNN, Kamis (7/6), buka puasa bersama komunitas Islam dan duta besar negara Islam ini pun baru diadakan Trump di tahun kedua kepemimpinannya di Amerika.

Mereka menilai buka puasa bersama ini hanya sebagai formalitas atas tradisi turun-menurun yang sudah ada di Gedung Putih.

Para presiden AS sebelumnya selalu mengadakan buka puasa bersama di tahun pertama mereka menjabat dan di pekan pertama bulan Ramadan.

Sementara itu, Dewan Hubungan Islam-Amerika juga menggelar protes dengan memboikot acara buka puasa bersama tersebut di luar Gedung Putih.

"Tidak heran jika komunitas Islam AS yang besar tidak diundang atau tidak setuju untuk hadir, mengingat posisi pemerintah saat ini sangatlah anti-Islam dan supermasi kulit putih," kata juru bicara Dewan Hubungan Islam-Amerika Ibrahim Hooper.

Ketika dikonfirmasi Gedung Putih menolak merilis daftar tamu yang hadir. Juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders hanya mengatakan bahwa ada sekitar 30-40 tamu yang diundang. (Medcom/OL-2)

Baca Juga

AFP/File / JUAN BARRETO

Jenderal Gembong Narkoba dari Venezuela Diserahkan ke AS

👤Deri Dahuri 🕔Minggu 29 Maret 2020, 12:11 WIB
Pensiunan jenderal yang bernama Cliver Alcala menyerahkan diri kepada otoritas Kolombia pada Jumat (27/3) waktu...
AFP/File / MOHAMMED HUWAIS

Saudi Tangkal Serangan Misil dari Kelompok Houthi dari Yaman

👤Deri Dahuri 🕔Minggu 29 Maret 2020, 11:35 WIB
Pihak pasukan koalisi negara Arab yang dipimpin Saudi langsung menunjuk bahwa pelaku serangan dengan misil tersebut adalah kelompok...
AFP

Korban Meninggal di Inggris karena Covid-19 Lampaui 1.000 Orang

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Minggu 29 Maret 2020, 11:25 WIB
Jumlah kematian akibat wabah virus covid-19 di Inggris telah meningkat menjadi 1.019. Padahal sehari sebelumnya berjumlah 759...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya