Rabu 18 Maret 2015, 00:00 WIB

Penghuni Rusun semakin Nyaman

Akmal Fauzi | Megapolitan
Penghuni Rusun semakin Nyaman

DOK MI

 
SESEKALI Rian, 5, terjatuh setelah meluncur dari perosotan.

Noda di baju yang dikenakan akibat tanah basah sehabis hujan tidak menyurutkan semangat si bocah untuk bermain bersama dua rekan sebayanya di Taman Ceria Merries, Rusun Albo, Cakung Barat, Jakarta Timur.

"Berani kotor itu baik, kata ibu. Yang penting bisa main," celetuk Rian kepada dua temannya, menirukan ucapan pada iklan salah satu detergen di televisi, beberapa waktu lalu.

Taman bermain seluas 8 x 12 meter yang digunakan ketiga anak-anak itu diresmikan oleh istri Gubernur DKI Jakarta, Veronica Tjahaja Purnama, beberapa minggu sebelumnya.

Taman diperuntukan bagi penghuni rusun sekaligus sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah untuk program Kota Layak Anak.

Beberapa fasilitas bermain tersedia di taman tersebut.

Di antaranya, ayunan dan perosotan dengan rumput hijau yang makin mempercantik tempat terbuka tersebut.

Tidak mengherankan bila anak-anak betah berlama-lama bermain di taman tersebut.

Keberadaan taman di tengah bangunan rumah susun (rusun) bahkan bukan hanya memberi keceriaan kepada anak-anak yang tinggal di sana.

Para orangtua pun menyambut dengan sukacita kehadiran fasilitas itu.

"Saya senang sekali disediakan taman di sini. Sebelum ada taman, anak-anak hanya bisa berlari-lari di sekitar bangunan rusun," kata Zulfah, 29, ibunda Rian, penghuni Rusun Albo.

Menurutnya, sejak taman tersebut hadir, setiap siang atau seusai jam sekolah, dan sore hari, taman itu selalu dipadati anak-anak.

Kehadiran taman, lanjutnya, juga menambah nyaman kehidupan baru para penghuni rusun setelah direlokasi dari permukiman mereka sebelumnya yang merupakan kawasan tidak layak huni.

"Hidup di sini (rusun) menjadi semakin nyaman. Ibu-ibu yang punya anak juga jadi sering kumpul sambil menjaga anak mereka bermain," ucap ibu dua anak itu.

Penghuni Rusun Albo sebelumnya merupakan warga yang tinggal di Waduk Ria-Rio, Pedongkelan, Pulo Gadung, Jakarta Timur, yang direlokasi pada 2013.

Di tempat tinggal mereka yang lama, jangankan fasilitas taman, hidup pun harus berimpitan dalam bangunan semipermanen.

Bahkan, pada musim hujan, tanah di sekitar tempat tinggal mereka selalu becek lantaran selain akibat diguyur hujan juga kerap terendam luapan air waduk.

Butuh 8 taman
Veronika dalam sambutannya saat meresmikan Taman Ceria Merries menyatakan taman tersebut juga dibangun untuk menunjang visi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai Kota Layak Anak.

Selain itu, ia juga berharap kehadiran taman bisa memberikan dampak positif bagi anak.

"Kami berharap berdirinya Taman Ceria Merries menjadi taman yang nyaman bagi anak yang tinggal di Rumah Susun Albo Cakung Barat. Daripada harus pergi ke mal," kata Veronica.

Kepada penghuni rusun, ia berpesan untuk ikut bertanggung jawab dengan selalu merawat fasilitas itu.

Selain di Rusun Albo, taman serupa juga terdapat di Rusun Komarudin, Penggilingan, Jakarta Timur.

Namun, taman tersebut belum dibuka secara resmi karena belum diberi rumput dan pagarnya juga masih dikunci.

Meski demikian, beberapa fasilitas bermain anak sudah disiapkan.

Kepala Unit Pengelola Rusun Wilayah III DKI Jakarta Sayid Ali mengatakan masih ada delapan rusunawa di Jakarta Timur yang membutuhkan taman bagi anak-anak.

Di setiap rusun tersebut selama ini baru tersedia sejumlah pelayanan umum mendasar, antara lain klinik kesehatan, musala, dan posko pelayanan kependudukan.

"Dari total 11 rusunawa di Jakarta Timur, rusun yang telah memiliki taman ialah Rusun Albo di Cakung Barat. Dua taman lainnya kini sedang dibangun di Rusunawa Cipinang Besar Selatan dan Rusunawa Komarudin," ucapnya. (J-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More