Rabu 18 Maret 2015, 00:00 WIB

Surya Paloh Boyong Investor ke Aceh

HP/N-1 | Nusantara
Surya Paloh Boyong Investor ke Aceh

ANTARA/AMPELSA

 
FOUNDER Media Group Surya Paloh membawa sejumlah calon investor untuk melihat prospek investasi di Aceh.

Selain berkunjung ke Banda Aceh, Surya Paloh yang didampingi Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan dan Gubernur Aceh Zaini Abdullah mengajak sejumlah calon investor asing berkunjung ke Pulau Weh, Sabang.

"Pak Presiden menelepon saya dan memerintahkan saya untuk membawa

investor-investor ini ke Sabang. Pulang dari Singapura, saya langsung ke

sini," katanya di Banda Aceh, kemarin.

Menurut Surya Paloh, sebagai putra Aceh, dirinya merasa terpanggil untuk

membantu pembangunan di Aceh yang sempat mengalami ketertinggalan dalam

dunia usaha.

Menurutnya, ada tiga komponen penting dalam membangun Aceh, yakni kaum ulama, para civitas akademika, dan kaum saudagar.

"Ketiga tungku kekuatan ini harus menjadi satu kesatuan yang melekat dan

tidak bisa dipisahkan," katanya.

Selain itu, untuk memajukan Sabang, Surya Paloh juga berjanji akan

membangun sebuah hotel dengan standar internasional di Sabang.

Hotel yang akan dibangun di atas lahan seluas 5 hektare rencananya

dilakukan dalam tahun ini.

"Untuk tahap awal, saya akan bangun hotel internasional di Sabang tahun

ini," tegasnya.

Sebelumnya, saat berkunjung ke Sabang, Presiden Jokowi menegaskan

keinginannya untuk memprioritaskan pembangunan di wilayah Sabang.

Ia berjanji akan mengupayakan untuk menjadikan Sabang sebagai pelabuhan penghubung internasional.

Pada bagian lain, Pemerintah Provinsi Aceh bertekad meningkatkan

pembangunan gampong atau desa guna menekan angka kemiskinan di daerah itu.

"Sebagian besar orang tinggal di gampong dan di gampong juga banyak orang miskin," kata Wakil Gubernur Aceh Muzakir Manaf saat membuka pertemuan dengan Komisi II DPR di Gedung Serbaguna Kantor Gubernur Aceh, di Banda Aceh, Senin (16/3).

Ia menjelaskan pemerintah pusat telah mengalokasikan dana gampong desa untuk Provinsi Aceh sebesar Rp226,7 miliar.

Baca Juga

Istimewa

Selama Pandemi KSP di Karawang Banyak Gagal Bayar

👤Cikwan Suwandi 🕔Senin 23 November 2020, 23:35 WIB
SELAMA Covid-19, puluhan koperasi simpan pinjam (KSP) di Karawang, Jawa Barat mengaku kesulitan. Tingginya permintaan pinjaman dari anggota...
Ist

Satu Karyawan Positif Kantor Baznas Tarakan Tutup Sementara

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 23 November 2020, 21:59 WIB
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Tarakan, Kalimantan Utara, tutup selama tiga hari setelah ada karyawannya yang tertular...
Antara

Tanah Adat di Papua dan Papua Barat Bakal Dijadikan Perkebunan

👤mediandonesia.com 🕔Senin 23 November 2020, 21:05 WIB
ADA enam wilayah adat di Papua dan Papua Barat yang punya banyak lahan tidur dan masyarakat ingin memanfaatkan lahan itu untuk perkebunan,...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya