Rabu 18 Maret 2015, 00:00 WIB

TNI Ambil Peran Wujudkan Swasembada Pangan

DG/N-2 | Nusantara
TNI Ambil Peran Wujudkan Swasembada Pangan

ANTARA/ADHITYA HENDRA

 
KODIM 0609 Kabupaten Bandung, Jawa Barat, sudah menurunkan para Babinsa (bintara pembina desa) sampai ke tatanan desa/kelurahan untuk membantu petani dalam rangka mendukung ketahanan pangan yang telah dicanangkan pemerintah pusat.

"Kegiatan ketahanan pangan merupakan kerja sama TNI dengan pemerintah yang langsung diinstruksikan oleh Presiden, lalu turun ke Menteri Pertanian dengan menggandeng Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD)," ungkap Dandim 0609 Kabupaten Bandung Letkol Arh Tri Sugiyanto, kemarin.

Para Baninsa, kata Try, ditugaskan untuk memotivasi dan memberikan penyuluhan kepada pemilik lahan atau masyarakat setempat untuk menanam padi, jagung, kedelai, atau tanaman sayuran lain yang mendukung ketahanan pangan nasional.

"Masyarakat harus memberdayakan lahan yang ada. Semua anggota TNI kini juga harus mendukung swasembada pangan dan jadi motivator bagi petani yang ada di wilayah binaannya masing-masing," ujarnya.

Selain memberikan penyuluhan, lanjut Try, mereka pun ditugasi untuk mengamankan lahan masyarakat.

Pasalnya, tidak jarang ada oknum yang ingin mengganggu lahan pertanian, seperti merusak lahan irigasi untuk padi.

"Apabila tidak ada tenaga penyuluh pertanian, saya ingatkan Babinsa pun untuk turun dan memberikan keterampilan bagi petani karena sudah diberi bekal. Saya ingatkan, TNI juga berkepentingan untuk menjaga ketahanan pangan," tegas Dandim Kabupaten Bandung.

Adapun Kepala Staf Korem 062 Tarumanagara Letkol Kav Sugeng Waskito Aji juga mendukung ketahanan pangan melalui pencegahan terjadinya kejahatan dalam pelaksanaan program beras miskin (raskin) dengan melakukan pengawasan pendistribusian dari awal sampai ke masyarakat.

Fokus pengawasan pendistribusian raskin oleh Korem Tarumanagara, yakni mencakup wilayah Kabupaten Bandung, Bandung Barat, Garut, Sumedang, Kabupaten Tasikmalaya, Ciamis, Pangandaran, Kota Tasikmalaya, Cimahi, dan Banjar.

"Kami siap melakukan pengawasan pendistribusian raskin itu sebagai upaya menjaga dan memperkuat ketahanan pangan Indonesia," tutur Sugeng.

Jika TNI menemukan penyelewengan raskin, kata dia, secepatnya pihaknya akan melaporkan ke pihak kepolisian atau kejaksaan yang berwenang menindaklanjuti kasus tersebut.

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More