Selasa 17 Maret 2015, 00:00 WIB

Film Si Anak Kampoeng kembali Raih Penghargaan

MI/Mut/S-3 | Humaniora
Film Si Anak Kampoeng kembali Raih Penghargaan

DOK BSM

 
FILM Si Anak Kampoeng (The Village Boy) kembali meraih penghargaan internasional. Film besutan sutradara Damien Dematra itu menyabet San Francisco Film Awards 2015 bersama film Rusia Pechorin untuk kategori faith and spirituality. Menurut Laurel Kapros, Direktur Penghargaan San Fransisco Film Awards, film Si Anak Kampoeng memiliki nilai psikologis dan spiritual tinggi dan disajikan dengan cara yang artistik dan indah.

"Film ini akhirnya dipilih sebagai film yang akan tayang dan dinilai sebagai 'film yang benar-benar luar biasa'," ujarnya melalui rilis yang diterima, kemarin. Film yang diperankan Radhit Syam (alm) itu diproduksi bersama pada 2011 oleh Damien Dematra Production dan Maarif Institute. Film yang berkisah mengenai masa kecil tokoh bangsa Syafii Maarif itu diharapkan bisa melahirkan 'Buya-Buya Kecil' baru yang berani bermimpi dan berjuang dengan tekun untuk meraih mimpi mereka.

Sebelumnya, Si Anak Kampoeng juga telah meraih puluhan penghargaan. Di antaranya Silver Screen Award dari Nevada International Film Festival (pada 2014) untuk kategori film cerita dan sutradara terbaik untuk Damien Dematra, dan editor terbaik untuk Virda Anggraini dan Damien Dematra dari London International Film Festival (2013). Selain itu, film berdurasi 105 menit itu juga meraih nominasi dari Jaipur International Film Festival India (2012), terpilih dalam International Social Uprising Resistance and Grassroots Encouragement, Amerika Serikat (2012), serta empat penghargaan dari Los Angeles Movie Awards.

Dijelaskan Damien, inti film tersebut mengisahkan tentang keceriaan, penderitaan, dan perjuangan manusia menemukan diri dan panggilan hidupnya tanpa terkekang oleh waktu dan tempat. Kisah itu dimulai dari kelahiran seorang anak kampoeng, putra Ma'rifah Rauf, seorang yang terpandang di Nagari Sumpur Kudus, Sumatra Barat, pada era 1930-an. "Semoga film ini dapat menginspirasi generasi muda akan pentingnya pendidikan, cita-cita, dan memberikan penghargaan yang tinggi terhadap nilai nilai keberagaman," pungkasnya.

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More