Kamis 25 Januari 2018, 22:26 WIB

Kerugian akibat Kemacetan di Jakarta Capai Rp185 Triliun

M Sholahadhin Azhar | Megapolitan
Kerugian akibat Kemacetan di Jakarta Capai Rp185 Triliun

Dok MI

 

KERUGIAN akibat kemacetan lalu lintas di Ibu Kota mencapai Rp185 triliun. Tak hanya bahan bakar, kerugian akibat kemacetan juga mencakup waktu, kerusakan mesin, penyakit, dan stres.

"Kemacetan luar biasa, kerugian juga luar biasa, kerugian akibat kemacetan mencapai Rp185 triliun," kata Ketua Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ), Iskandar Abubakar, di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (25/1).

Menurut Iskandar, pemerintah harus membatasi ruang parkir agar mobilisasi kendaraan bisa ditekan.

"Ini merupakan kebijakan umum di berbagai negara. Di Eropa banyak negara yang membatasi ruang parkir di pusat kota," ujarnya.

Dia mencontohkan pembatasan lahan di Kementerian Perhubungan. Kuota parkir disesuaikan dengan jumlah pegawai negeri sipil dan pejabat di sana. Sehingga pengunjung tak bisa menggunakan kendaraan pribadi saat bertandang ke Kemenhub.

Selain itu, pemerintah harus berani menaikkan tarif sewa lahan parkir di pusat kota. Ini penting agar masyarakat tak mau menggunakan kendaraan pribadi ke pusat kota. Mereka memilih memakai angkutan umum atau sepeda.

"Pembatasan lahan parkir harus diperluas di seluruh Jakarta. Pemerintah harus membangun lahan parkir khusus di pinggiran kota agar masyarakat menggunakan kendaraan umum menuju kota," kata Iskandar. (MTVN/OL-2)

Baca Juga

Antara/Aprilio Akbar

Cari Tau Cara Atasi Banjir, Pansus DPRD Belajar dari Surabaya

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Jumat 23 Oktober 2020, 00:16 WIB
Sebelumnya, Pansus Banjir juga sudah ke Pekalongan dan Semarang untuk mempelajari hal yang...
MI/USMAN ISKANDAR

Pemprov DKI Tambah Pompa untuk Antisipasi Banjir

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 21:26 WIB
Hal itu dipastikan dari pengajuan anggaran Dinas SDA DKI pada rancangan APBD Perubahan 2020 yang saat ini sedang dibahas oleh DPRD DKI...
Dok MI

Pemkot Depok Gelar Rapat Simulasi Suntik Vaksin Covid-19

👤Kisar Rajagukguk 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 21:20 WIB
Menurut Dedi, sasaran warga yang akan divaksin sebanyak 60%. Hanya saja di tahap awal baru 20% saja vaksin yang akan didistribusikan ke...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya