KPK Sita Enam Bidang Tanah Milik Fuad Amin di Bangkalan

Penulis: MI/Cah/MG/P-3 Pada: Sabtu, 14 Mar 2015, 00:00 WIB Politik dan Hukum
KPK Sita Enam Bidang Tanah Milik Fuad Amin di Bangkalan

ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK), kemarin, kembali menyita lahan milik Ketua DPRD Bangkalan, Jawa Timur, Fuad Amin Imron (FA). Enam bidang tanah milik Fuad di Jalan Halim Perdanakusuma dan Pasar Tradisional Ki Lemah Duwur, Bangkalan, disita oleh petugas KPK. Tanah yang disita itu di antaranya berada di Kelurahan Mlajah atau sebelah barat Pasar Panembahan Lemah Duwur dan di dekat Bangkalan Plaza. Petugas KPK dengan dika-wal sejumlah anggota dari polres setempat memasang tiga papan penyitaan berlogo KPK di lokasi yang disita.

Salah seorang anggota penyidik KPK, Eko Prasetyo, mengatakan penyitaan itu berkaitan dengan kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan tersangka Fuad Amin. Pasalnya, tanah tersebut dibeli pada saat Fuad menjabat Bupati Bangkalan. "Namun, tanah tersebut diatasnamakan PT Sumber Daya serta satu lahan dengan luas sekitar 2 hektare atas nama Masnuriyah, istri FA. Dari sekian berkas pemeriksaan, masih ada sekitar 80 lahan yang dinyatakan sebagai milik FA," jelas Eko. Proses penyitaan seluruh lahan yang diduga milik mantan Bupati Bangkalan itu dipercepat karena akhir bulan ini kasus tersebut akan dilimpahkan ke pengadilan.

Sebelumnya, KPK sudah menyita uang milik Fuad lebih dari Rp250 miliar. Sekitar Rp234 miliar sudah berada di kas penampungan KPK, selebihnya masih dalam pro-ses pemindahan. KPK juga menyita 14 rumah dan apartemen di Jakarta dan Surabaya, 70 bidang tanah dan bangunan, termasuk kantor DPC Gerindra Bangkalan, butik dan toko, satu kondominium (dengan 60 kamar) di Bali, serta 19 mobil berbagai merek. Sementara itu kemarin, KPK memeriksa Siti Masnuri, istri Fuad, sebagai saksi atas sang suami.

Siti tiba di Gedung KPK pukul 14.00 WIB dan baru keluar dari ruang pemeriksaan pukul 20.38. Namun, Siti enggan memberikan keterangan kepada pers. Menurut anggota tim kuasa hukum keluarga Fuad, Danies Kurniartha, Siti hanya memberikan keterangan lanjutan soal harta suaminya. "Jadi, diperiksa untuk kasus Pak Fuad. Ini pemeriksaan lanjutan," ujar Danies. Fuad ditetapkan sebagai tersangka kasus tersebut sejak 29 Desember 2014.

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More