Selasa 16 Januari 2018, 22:08 WIB

Ilmu Komunikasi Masih Favorit Jadi Pilihan Calon Mahasiswa

Syarief Oebaidillah | Humaniora
Ilmu Komunikasi Masih Favorit Jadi Pilihan Calon Mahasiswa

Ist

 

KEBERADAAN Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi dinilai masih favorit karena masih banyak diminati calon mahasiswa. Selain itu, lapangan pekerjaan lulusan prodi ini juga terbuka luas tidak hanya di bidang komunikasi, tetapi juga di bidang usaha dan industri lainnya.

"Saya optimistis saat ini prodi Ilmu Komunikasi masih favorit dan naik daun. Pengalaman saya terjun ke kampus PTN dan PTS menunjukkan hal tersebut," ungkap Ketua Umum Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunkasi (Aspikom), Heri Budianto, pada diskusi yang digelar di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara (Fikom-Untar) Jakarta, Selasa (16/1).

Acara tersebut sekaligus syukuran Fikom Untar yang meraih akreditasi A Prodi S1 Ilmu Komunikasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Turut hadir Rektor Untar, Prof Dr Agustinus Purnawirawan, Dekan Fikom Untar, Dr Riris Loisa, Ketua Umum Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI), Dadang Rachmat Hidayat.

Animo yang tinggi tersebut, kata Heri, yang juga dosen Universitas Mercu Buana (UMB) ini, karena terbukanya ruang pekerjaan yang luas meliputi bidang jurnalistik, public relation (PR), broadcasting, film, dan televisi serta berbagai bidang usaha industri lainnya.

Ia mencontohkan berdasarkan data Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2017 terdapat 10 prodi yang paling diminati peserta calon mahasiswa baru dalam seleksi tersebut yakni manajemen, akuntansi, ilmu hukum, pendidikan dokter, teknik sipil, ilmu komunikasi, teknik informatika, psikologi, farmasi, dan agrobisnis.

Ia melanjutkan, merujuk data BAN-PT 2017 prodi Ilmu Komunikasi yang meraih akreditasi A saat ini terdapat 42 kampus, termasuk Fikom Untar. Yang terbanyak di Pulau Jawa terdapat 39 kampus , Sumatra 2 kampus, dan Sulawesi 1 kampus.

Heri menyarankan agar setiap kampus yang memiliki prodi ilmu komunikasi membuat pemetaan dan menyusun keunggulan masing-masing. Ia mencontohkan UMB unggul dalam bidang broadcasting dan Untar dalam bidang PR.

Sementara, Ketua Umum ISKI, Dadang Rahmat Hidayat, berpendapat senada bahwa prospek lulusan komunikasi multiarea. Pasalnya, banyak masalah publik yang membutuhkan ilmu komunikasi sehingga muncul kajian komunikasi kesehatan, masalah lingkungan, juga masalah politik yang terjadi karena problem komunikasi membutuhkan sarjana ilmu komunikasi.

Akan tetapi, kata dia, pada kenyataanya banyak bidang kerja komunikasi diisi oleh orang nonkomunikasi, sebaliknya sarjana komunikasi banyak bekerja di bidang lain.

Dekan Fikom Untar, Riris Loisa, mengemukakan tahun lalu animo masuk Fikom Untar meningkat mencapai 1.250 pendatar sedangkan yang diterima hanya 350 orang. Menurutnya, ada 3 peminatan yaitu PR, jurnalistik, dan periklanan dan yang terbanyak memilih bidang PR.

Menyinggung capaian akreditasi A yang diraih Fikom Untar, ia menegaskan bahwa keberhasilan itu merupakan kerja sama semua pihak di lingkungan jajaran kampus Untar.

"Ini menjadi motivasi sekaligus tantangan kita semua khususnya jajaran Fikom Untar untuk bekerja, berkarya, dan terus beprestasi lebih baik lagi," pungkasnya. (OL-2)

Baca Juga

ANTARA

Penyaluran Bansos PKH pada Mei Capai 100%

👤MI 🕔Rabu 03 Juni 2020, 01:40 WIB
PENYALURAN dana bantuan sosial program keluarga harapan (PKH) yang di masa pandemi covid-19 ini dilakukan tiap bulan sejak...
ANTARA

Imunisasi Anak di Masa Pandemi Turun

👤Atalya Puspa 🕔Rabu 03 Juni 2020, 01:15 WIB
PEMBERIAN imunisasi dasar dan lanjutan pada anak tahun ini menurun jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya akibat adanya...
Ilustrasi

Ini Produk Pilihan bagi yang Intolerasi Laktosa

👤Antara 🕔Selasa 02 Juni 2020, 23:58 WIB
Orang yang memiliki intoleransi laktosa bisa melatih diri minum susu secara bertahap hingga akhirnya tubuh...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya