Selasa 19 Desember 2017, 22:59 WIB

Din Tawarkan Prinsip Jalan Tengah untuk Peradaban Dunia

Administrator | Politik dan Hukum
Din Tawarkan Prinsip Jalan Tengah untuk Peradaban Dunia

Ist

 

ISLAM sebagai agama berdasarkan wahyu Tuhan, dan Pancasila sebagai ideologi buatan manusia, keduanya menekankan prinsip jalan tengah. Hal itu terjadi karena Pancasila merupakan kristalisasi nilai-nilai Islam dalam lingkup kehidupan bernegara.

Hal itu diungkapkan Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerja sama Antar Agama dan Peradaban (UKP-DKAAP) Din Syamsuddin, saat menjadi pembicara pada Diskusi Meja Bundar di Oxford Centre for Islamic Studies, Universitas Oxford, Inggris, Senin (18/12).

Dalam forum yang dihadiri sejumlah guru besar dan akademisi itu, Din bicara tentang 'The Middle Path: Islam and Pancasila for the World Civilization.' Dalam presentasinya, Din menjelaskan bahwa walaupun berbeda kategori, Islam dan Pancasila bisa berjalan baik.

Menurut Guru Besar Pemikiran Politik Islam FISIP UIN Jakarta ini, sebagai agama wahyu terakhir Islam membawa prinsip kesempurnaan wahyu keseimbangan, dan kemaslahatan kemanusiaan. Prinsip jalan tengah Islam (wasathiyah), yang menjadikan umat Islam sebagai umat tengahan (ummatan wasathan), menekankan prinsip keseimbangan, moderasi, toleransi, dan anti ekstrimitas.

"Begitu pula Pancasila, adalah ideologi jalan tengah. Posisi tengahan ini antara lain dijelaskan oleh adanya nilai keseimbangan antara orientasi ketuhanan dan kemanusiaan. Dan keseimbangan pada orientasi kemanusiaan itu sendiri yaitu antara individualisme dan kolektifisme, yang bermuara pada pentingnya keadilan bagi semua," tegas Din lagi.

Jalan tengah Pancasila, lanjut Din, menjelma pada paradigma politik yang menekankan permusyawaratan untuk adanya kesepakatan, dan paradigma ekonomi yang tak kapitalistik dan tidak sosialistik.

"Wawasan jalan tengah ini sangat cocok buat peradaban dunia yang dewasa ini rusak lantaran terjebak ke dalam ekstrimisme. Sistem dunia selama ini sangat berwajah antroposentristik, yakni menjadikan manusia sebagai pusat kesadaran, dan kurang berwajah teosentristik yaitu menjadikan Tuhan sebagai pusat kesadaran," tukas Din.

Akibatnya, lanjut Din, peradaban manusia sepi dari nilai-nilai etika dan moral, yang pada giliran berikutnya menciptakan berbagai bentuk ketiadaan damai, seperti kemiskinan, kebodohan, ketakadilan, kerusakan lingkungan hidup, dan berbagai bentuk kekerasan.

Maka, menurut Din, wawasan jalan tengah dapat menjadi solusi. Perlu ada perubahan sistem dunia dan sistem-sistem turunannya ke arah yang berorientasi jalan tengah, yakni menekankan keseimbangan, keadilan, dan kemaslahatan kemanusiaan.

Dalam kaitan inilah Din menawarkan prinsip jalan tengah dari Islam dan Pancasila sebagai ideologi baru dunia untuk adanya tatanan dunia baru yang berkemajuan, berkeadilan, dan berkeadaban.

Ceramah Din Syamsuddin mendapat sambutan positif dari sejumlah peserta dengan adanya tanggapan, pertanyaan, dan pikiran yang melengkapinya. Selama berada di Inggris, Din menyempatkan diri beraudiensi dengan Sekjen Persekutuan Gereja-gereja Anglican Archbishop Josiah Atkins Idawu-Fearon di Keuskupan Cantenbury.

Selain itu, sehari sebelumnya, sempat mengisi Sarasehan Mahasiswa Indonesia tentang Politik Ekonomi dan Deglobalisasi, dan silaturahmi dengan masyarakat Indonesia di Inggris bertempat di KBRI London. (OL-4)

Baca Juga

TNI AD

Di Hadapan Taruna Akmil, Prabowo Puji KSAD Andika

👤Ant 🕔Sabtu 11 Juli 2020, 22:15 WIB
"Ini baru KASAD pertama yang membuat akademi militer hanya untuk kecabangan satpur dan satbanpur," ujar...
TNI AD

Aktivitas Pembelajaran di Secapa TNI-AD Berjalan Normal

👤Bayu Anggoro 🕔Sabtu 11 Juli 2020, 22:06 WIB
TNI AD memiliki banyak tempat pendidikan di setiap daerah seperti Secapa di Kota Bandung. TNI AD tengah mengevaluasi terutama menyangkut...
Ist/Kemensos

Sejumlah Nama Masuk Bursa Calon Ketum Karang Taruna Nasional

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 11 Juli 2020, 17:48 WIB
Sebagai kementerian yang menaungi Karang Taruna, Mensos Juliari menilai organisasi kepemudaan tersebut butuh sosok pekerja keras yang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya