Kamis 12 Maret 2015, 00:00 WIB

Wakil Ketua Umum PSSI Diperiksa KPK

Cah/P-5 | Politik dan Hukum
Wakil Ketua Umum PSSI Diperiksa KPK

MI/ROMMY PUJIANTO

 
KPK memeriksa Wakil Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) yang juga Direktur Utama PT Airlanggatama Nusantara Sakti, La Nyalla Mattalitti, terkait dengan dugaan korupsi proyek pembangunan Rumah Sakit Tropik dan Infeksi Universitas Airlangga.

La Nyalla tiba di Gedung KPK sekitar pukul 08.00 WIB.

Ketua Umum Kamar Dagang Jawa Timur itu menjalani pemeriksaan selama 8 jam lebih.

Ia mengaku dicecar tentang keterlibatan perusahaan miliknya yang menjadi subkontraktor PT Pembangunan Perumahan (PP) pada 2009.

"Saya dimintai keterangan terkait dengan proyek di Universitas Airlangga dan perusahaan saya, Airlangga Tama. Kita JO (joint operation) sama PP," ungkap La Nyalla seusai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, kemarin.

Menurutnya, proyek tersebut menelan anggaran Rp550 milliar dan rampung pada 2010.

Petinggi Pemuda Pancasila Jawa Timur itu membantah ada perbuatan yang merugikan negara alias korupsi.

"Proyek ini enggak ada yang aneh kok. Semuanya aman ya," tegas La Nyalla.

Saat ditanya apakah pemanggilan dirinya tersebut terkait dengan PSSI, La Nyalla menepis hal tersebut. "Enggak ada hubungannya sama PSSI," elaknya.

Ia juga membantah saat ditanya apakah terkait dengan mantan Bendahara Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin.

Pasalnya, perusahaan Nazar pernah mengikuti lelang pengadaan alat-alat kesehatan di RS Tropik dan Infeksi pada 2010. "Enggak ada hubungannya," tepis dia lagi.

Pada 16 Agustus 2011, Direktur Sumber Daya Universitas Airlangga Surabaya Prof Fendy Suhariadi MTPsi mengakui proyek Nazaruddin ada di Rumah Sakit Tropik yang merupakan hibah dari Kementerian Kesehatan.

Di sisi lain, Kepala Bidang Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha membenarkan sedang menyelidiki dugaan korupsi dalam pembangunan RS Tropik dan Infeksi Universitas Airlangga.

Namun, Priharsa enggan memaparkan posisi La Nyalla dalam kasus tersebut.

"Ia diperiksa terkait dengan perkara yang masih dalam penyelidikan. Saya belum bisa memaparkan duduk perkaranya sebab masih penyelidikan awal," tukas Priharsa.

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More