Senin 30 Oktober 2017, 17:46 WIB

Presiden : Reklamasi Soal Marwah Hukum

Usman Kansong | Megapolitan
Presiden : Reklamasi Soal Marwah Hukum

BIRO PERS/SETPRES

 

Presiden Joko Widodo menegaskan soal reklamasi terkait marwah hukum negara ini. Pasalnya, Gubernur DKI Anies Baswedan berencana menyetop reklamasi pulau-pulau yang belum terbentuk dan mengijinkan pulau-pulau yang telanjur direklasi.

“Ini soal kepastian hukum, soal kepastian investasi. Di mana marwah hukum kita,” kata Presiden Jokowi seraya mengacung kertas di hadapan kata pimpinan media massa di Istana Merdeka.

Presiden menjelaskan peraturan presiden atau perpres tentang reklamasi dikeluarkan oleh Presiden Soeharto, kemudian diperkuat perpres yang dikeluarkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Ada pula peraturan gubernur atau pergub yang diterbitkan Gubernur DKI Fauzi Bowo. “Bagaimana dengan pengusaha yang sudan berinvestasi berdasarkan perpres tersebut?” tanya Presiden.

Presiden Jokowi mengatakan ketika menjadi gubernur ia tidak mengeluarkan pergub terkait reklamasi. Pun ketika menjadi presiden, ia tidak menerbitkan perpres.

“Saya bisa saja mengeluarkan perpres. Tapi, di mana marwah hukum dan kepastian beinvestasi jika perpres terdahulu dibatalkan presiden berikutnya?” ucap Presiden.

Gubernur DKI Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno mengatakan akan menyetop reklamasi pulau-pulau yang belum terbentuk dan mengijinkan pulau-pulau yang telanjur direklasi. Presiden enggan menanggapinya. “Bagi kita yang penting pengawasan di lapangan. Nelayan harus diperhatikan. Lingkungan harus dijaga,” tutur Presiden.

Presiden menambahkan dirinya sudah mengunjungi berbagai negara yang melakjkan reklamasi. Di Jepang, Belanda, Korea, Malaysia, Singapura, juga ada reklamasi. Ancol dan Tanjung Priok juga reklamasi. Malan di Belanda dan Korea reklamasi memoerbaiki lingkungan,” ujar presiden. (OL-7)

Baca Juga

ANTARA/Galih Pradipta

Pemprov DKI Didesak Tiadakan HBKB

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Jumat 03 Juli 2020, 04:30 WIB
Kegiatan luar ruang yang dihadiri puluhan ribu orang dikhawatirkan malah akan menjadi sumber penyebaran baru Covid-19 karena protokol...
123rf.com

Jack Lapian Diperiksa Pencemaran Nama Baik Pendiri Kaskus

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Kamis 02 Juli 2020, 22:37 WIB
Polisi telah menetapkan Sekjen Cyber Indonesia Jack Boyd Lapian dan Titi Sumawijaya Empel (TSE) sebagai tersangka pencemaran nama baik...
AFP

Anies Diminta Jangan Tebang Pilih Tindak Hiburan Malam

👤 Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 02 Juli 2020, 22:35 WIB
Aziz mengakui ada tempat hiburan malam seperti diskotek atau bar yang berkedok menjadi restoran selama masa pembatasan sosial berskala...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya