Senin 09 Oktober 2017, 21:29 WIB

Belasan Rumah Rusak Akibat Banjir di Pasaman Barat

Yose Hendra | Nusantara
Belasan Rumah Rusak Akibat Banjir di Pasaman Barat

ANTARA

 

BELASAN rumah rusak akibat banjir yang melanda Jorong Kampung Baru, Nagari Batahan, Kecamatan Ranah Batahan, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatra Barat, Senin (9/10) pagi.

"Pendataan yang kita lakukan, ada sekitar 13 rumah rusak akibat banjir," ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman Barat, Try Wahluyo, Senin petang.

Dikatakannya, warga yang rumahnya rusak, saat ini telah pindah ke tempat yang lebih aman.

Sementara tim BPBD bersama pihak terkait seperti PMI, kepolisian, dan TNI, serta dibantu masyarakat, membersihkan reruntuhan rumah yang terkena dampak banjir.

Selain itu, pihaknya telah menetapkan masa tanggap darura 14 hari ke depan. Sepanjang itu, sejumlah makanan dan minuman serta perlengkapan sehari-hari sudah didistribusikan kepada korban banjir.

Saat ini, sudah disalurkan selimut sebanyak 120 buah, 90 matras, perlengkapan keluarga 50 paket, makanan siap saji 100 kaleng, kebutuhan khusus sebanyak 25 paket, mi instan sebanyak 10 dus, tambahan gizi delapan paket, lauk pauk dua paket, dan beras sekitar lima karung.

Banjir di Batahan terjadi akibat luapan Sungai Batahan, yang dipicu hujan deras yang turun sejak Minggu (8/10) sore kemarin.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melansir, sejak kemarin hingga hari ini, hampir semua daerah di Sumbar berpotensi diguyur hujan deras dengan rentang waktu cukup lama.

Selain banjir, Kepulauan Mentawai juga diguncang gempa berkekuatan 6 skala Richter. Gempa pada kedalaman 10 kilometer itu tidak berpotensi tsunami.

"Gempa berpusat di 6.96 lintang selatan, 96.11 bujur timur, dan tidak berpotensi tsunami," jelas Kepala BMKG Stasiun Padang Panjang, Rahmat Triyono.

Gempa tersebut berlokasi di 670 kilometer barat daya Kepulauan Mentawai, sehingga tidak dirasakan di Kota Padang dan sekitarnya. (OL-2)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Septianda Perdana

Tak Ada Biaya 14 Ribu Tenaga Ad Hoc Balikpapan Tidak Rapid Test

👤Rudi Agung 🕔Kamis 09 Juli 2020, 06:09 WIB
Tidak ada biaya untuk pelaksanaan rapid test covid-19, 14 ribu petugas ad hoc KPU Balikpapan cukup membawa surayt keterangan sehat dari...
MI/SUMARYANTO

Kaldera Toba Jadi Geopark Dunia

👤Van/X-7 🕔Kamis 09 Juli 2020, 05:09 WIB
Kaldera Toba berhasil masuk daftar UNESCO setelah dinilai dan diputuskan oleh UNESCO Global Geoparks Council pada Konferensi Internasional...
Antara

Gelar Rapid test, Delapan Dosen Unhas Reaktif

👤Lina Herlina 🕔Rabu 08 Juli 2020, 23:37 WIB
Dosen-dosen yang reaktif tersebut segera ditangani oleh dokter, dan diminta untuk melakukan isolasi mandiri. Selanjutnya, mereka akan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya