Senin 09 Oktober 2017, 10:51 WIB

Petani Kesulitan Cari Pembeli

Administrator | Ekonomi
Petani Kesulitan Cari Pembeli

ANTARA/Adeng Bustomi

 

PEMERINTAH merasa kecewa dengan rendahnya program kemitraan yang telah dijalankan para industri tembakau dengan petani tembakau.

Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengungkapkan petani tembakau paling sulit mendapatkan kepastian pembeli (offtaker).

“Salah satu perkebunan rakyat yang tidak pernah jelas pembeliannya ialah tembakau. Suka-suka mereka (industri pertembakauan). Kalau beli, pakai bagi-bagi duit sama preman untuk beli di petani. Saya bilang tidak bisa terus begitu,” beber Darmin dalam sebuah diskusi di Jakarta, kemarin.

Kondisi itu pun menarik perhatian pemerintah. Menurut rencana, pemerintah melalui Kementerian Perdagangan akan membuat aturan pembatasan impor tembakau dengan tujuan meningkatkan penyerapan produksi tembakau dalam negeri. “Harus ada kepastian offtaker tiap pascapanen.”

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan industri tembakau hanya membeli hasil petani bila membutuhkan. Setiap petani panen, belum tentu pabrikan mau membeli hasilnya dengan alasan stok masih banyak.

“Itu alasan kenapa petani tembakau ialah petani yang paling miskin. Karena hasil mereka dibeli saat butuh saja,” tukasnya.

Di sisi lain, Enggar mengungkapkan impor tembakau kian meningkat dari Tiongkok. Total impor tembakau pada Januari-Juli 2017 sebesar US$364 juta, atau naik 16% dari periode yang sama tahun lalu sebesar US$316 juta.

“Sedih kita karena program kemitraan tidak setara. Tolong buktikan ke kami kalau industri tembakau sudah melakukan kemitraan dengan para petani. Kami akan berikan izin impor kalau hasil dalam negeri sudah semua terserap karena industri juga harus menjaga petani,” cetusnya.

Di kesempatan berbeda, Ketua Umum Gabungan Produsen Rokok Putih Indonesia menyebut kemitraan sudah dijalankan dengan petani tembakau meski belum sampai setengah dari total 728 industri tembakau. Menurutnya, butuh fasilitasi dari pemerintah untuk melakukan kemitraan.

“Kemitraan itu manfaatnya untuk kami juga. Hasilnya berkualitas sesuai kebutuhan kami dan produtivitas naik. Kami sudah bikin di Lombok. Kalau mau perbanyak kemitraan, kami masih butuh dorongan dari pemerintah,” imbuhnya. (Jes/E-1)

Baca Juga

ANTARA - HO/KKP

DPR Dukung Kebijakan Kementerian Kelautan dan Perikanan

👤 Suryani Wandari Putri Pertiwi 🕔Senin 06 Juli 2020, 15:09 WIB
Sebelumnya diketahui kebijakan Menteri KKP Edhy Prabowo mendapat kritikan karena mengubah aturan yang dibuat menteri...
MI/Bagus Suryo

Kementan: Inhaler dan Roll On Anti-Korona Siap Akhir Juli Ini

👤Hilda Julaika 🕔Senin 06 Juli 2020, 13:28 WIB
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) mengatakan kalung antivirus korona berbahan eukaliptus akan siap dipasarkan pada Agustus...
Dok. Pribadi

Penerapan Climate Smart Agriculture Perkuat Ketahanan Pangan

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 06 Juli 2020, 13:20 WIB
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, pihaknya selalu mendukung kegiatan Gerakan Ketahanan Pangan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya