Senin 09 Oktober 2017, 08:38 WIB

Perekonomian Asia-Pasifik semakin Menjanjikan

Adiyanto | Ekonomi
Perekonomian Asia-Pasifik semakin Menjanjikan

Grafis/Seno

 

BANK Dunia berdasarkan kajian terbaru mereka bertajuk The East Asia and Pacific Economic Updates menyatakan rasa optimistis dan prakiraan yang positif terhadap perkembangan perekonomian di kawasan Asia Timur-Pasifik, termasuk Indonesia.

“Pemulihan ekonomi global dan ekspansi perdagangan global ialah berita yang bagus bagi kawasan Asia Timur dan Pasifik yang terus sukses dalam memperbaiki kondisi kehidupan warganya,” kata Wakil Presiden Bank Dunia untuk Kawasan Asia Timur-Pasifik, Victoria Kwakwa, dalam rilisnya, Sabtu (8/10).

Menurut dia, tantangan yang ada saat ini bagi negara-negara di kawasan tersebut ialah menyeimbangkan antara tujuan pertumbuhan ekonomi jangka pendek dan mengurangi kerentanan dalam jangka menengah sehingga kawasan itu memiliki fondasi yang lebih kuat untuk pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.

Seperti tertera dalam situs resminya, kajian Bank Dunia menunjukkan sejumlah prakiraan positif dan optimistis untuk negara berkembang di kawasan itu dapat dilihat antara lain dari adanya kenaikan moderat dari harga komoditas, serta pemulihan dari pertumbuhan perdagangan global yang merupakan faktor eksternal menguntungkan Asia Timur-Pasifik.

Sejumlah negara seperti Thailand dan Malaysia diprediksi tumbuh lebih cepat daripada yang diharapkan antara lain karena ekspor yang menguat, serta penampilan yang baik dari sektor pariwisata. Sementara itu, sektor pertanian dan manufaktur Vietnam diperkirakan bakal kembali menguat, serta laju pertumbuhan ekonomi di Filipina diprediksi bakal melambat karena tertundanya penerapan sejumlah proyek investasi publik.

Investasi meningkat
Indonesia disorot sebab tingkat konsumsinya yang menguat serta menekankan pentingnya li­beralisasi regulasi untuk investasi asing. Berdasarkan data Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), hingga triwulan II 2017, realisasi penanaman modal asing di Indonesia terbesar berasal dari Singapura, disusul Jepang, dan Tiongkok (lihat grafik). Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) optimistis bisa mencapai target realisasi investasi sebesar Rp670 triliun pada 2017, dan Rp840 triliun pada 2018. Nilai itu merupakan target yang ditetapkan Presiden Joko Widodo. “Saya sedang pelajari apa ada negara yang bisa menaikkan investasi tahunan sebesar itu dalam waktu dua tahun, tetapi saya optimistis,” kata Kepala BKPM Thomas Lembong, belum lama ini.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pembenahan regulasi yang selama ini dilakukan pemerintah telah memberikan perbaikan daya saing dan mendorong investasi. “Indikator yang makin membaik itu menggambarkan bahwa peraturan-peraturan sudah memberikan ruangan yang lebih simple sehingga confidence dan investasi bisa berjalan,” kata Sri Mulyani seusai menghadiri acara peluncuran Laporan Ekonomi Triwulan Bank Dunia terbaru di Jakarta, Selasa (3/10).

Sri Mulyani memberikan apresiasi atas naiknya peringkat daya saing Indonesia dari posisi ke-41 ke ke-36 dalam Global Competitiveness Index 2017-2018 yang dipublikasikan Forum Ekonomi Global (WEF), pekan lalu, karena penilaian itu memperlihatkan bahwa proses deregulasi untuk mendorong investasi mulai memberikan dampak. (Ant/E-3)

Baca Juga

DOK Patra Jasa

Patra Jasa Raih Penghargaan Anugerah BUMN 2020

👤Widhoroso 🕔Sabtu 11 Juli 2020, 22:55 WIB
Ini menjadi kali ketiga Patra Jasa secara beruntun menerima penghargaan dalam ajang Anugerah...
Antara/Dhemas Revianto

PNM Siap Bayar Obligasi Jatuh Tempo Rp750 Milar

👤Raja Suhud 🕔Sabtu 11 Juli 2020, 19:15 WIB
Dalam masa pandemi covid-19,  PNM tetap menyalurkan pembiayaan kepada usaha ultra mikro dan UMKM lebih dari Rp8,2...
Antara/Aloysius Jarot Nugroho

Ini Sederet Alternatif Pembiayaan Infrastruktur di Masa Pandemi

👤M Ilham Ramadhan 🕔Sabtu 11 Juli 2020, 18:05 WIB
Dana yang dibutuhkan untuk pembangunan infrastruktur 2020-2024 sebanyak Rp6.445 triliun. Pemerintah hanya menyanggupi Rp2.385 triliun....

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya