Sabtu 07 Oktober 2017, 20:33 WIB

Kereta Bandara Soetta Beroperasi 25 November 2017

Gabriela Jessica Restiana Sihite | Ekonomi
Kereta Bandara Soetta Beroperasi 25 November 2017

ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

 

KERETA Bandara Soekarno-Hatta ditargetkan beroperasi pada 25 November 2017. Saat ini, kontruksi pembangunan prasarana kereta disebut mencapai 90%.

"Progress sesuai yang saya minta beberapa bulan lalu. Sudah 90% dan 25 November kita minta sudah beroperasi," ucap Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Batu Ceper, Tangerang, Sabtu (7/10).

Menurutnya, pembangunan kereta bandara cukup sulit karena pendekatan sosial dengan masyarakat cukup berat. Pembangunan di Batu Ceper ada pengurukan tanah hingga 9 meter di tengah pemukiman padat penduduk.

Selain itu, operasional kereta bandara juga meleset dari rencana Oktober 2017 karena pemerintah mesti membangun perlintasan sebidang di Kalideres.

"Kita tidak mau ada konflik antara proyek pembangunan dengan masyarakat. Makanya, saya lihat ada pemindahan masjid, madrasah. Tetangga pun tetap menjadi tetangga," tukasnya.

Budi menilai kereta bandara akan mempercepat waktu tempuh perjalanan dari tengah kota menuju bandara. Ia menyebut perjalanan ke bandaraakan bisa ditempuh hanya 45 menit dari saat ini sekitar 2 jam.

Adapun operasional kereta bandara akan dilakukan oleh PT Railink. Kereta bandara dibuat sepanjang 36 kilometer dengan rute Stasiun Manggarai - Sudirman Baru - Duri - Batu Ceper - Bandara Soekarno-Hatta.

"Yang belum kelar 2 kilometer (km) lagi, tinggal menyelesaikan beberapa urukan dan buat relnya," kata Budi.

Terkait harga tiket, Budi mengaku masih mendiskusikan dengan pihak Railink. Namun, pemerintah mematok harga tiket tidak lebih dari Rp100 ribu.

"Ini tidak ada subsidi dari kami ke mereka (Railink), tapi kami akan diskusi lagi tarif yang akan diberlakukan. Kisarannya Rp75 ribu-Rp100 ribu per tiket," imbuh Budi. (OL-7)

Baca Juga

DOK PUPR

Menteri Basuki Tekankan Penggunaan Komponen dalam Negeri

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 08 Juli 2020, 22:42 WIB
Jembatan Sei Alalak akan menggantikan Jembatan Kayu Tangi 1 yang telah berusia sekitar 30 tahun dan menjadi jalur utama yang menghubungkan...
DOK KEMEN PUPR

Menteri Basuki: Penyediaan Irigasi Kunci Pengembangan Food Estate

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 08 Juli 2020, 22:31 WIB
Dikatakan Menteri Basuki, dengan merevitalisasi areal sawah yang sudah ada, maka biaya yang dibutuhkan juga akan lebih murah dibandingkan...
Ilustrasi

Industri Petrokimia Global Siap Investasi di Teluk Bintuni

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Rabu 08 Juli 2020, 21:45 WIB
Kawasan itu dilirik salah satu pemain Industri Petrokimia global, Chayil Energy yang berniat membuat basis produksi di Teluk...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya