Kamis 05 Oktober 2017, 01:16 WIB

Kesempatan Pegolf Pelatnas

Budi Ernanto budi_ernanto@mediaindonesia.com | Olahraga
Kesempatan Pegolf Pelatnas

Thinsktock

KABAR gembira bagi para pegolf pelatnas Asian Games 2018. Mereka berkesempat­an menjajal kemampuan para pegolf profesional. Kepastian itu didapat setelah mereka dipastikan bakal diikutsertakan pada turnamen golf internasional bertajuk Indonesian Masters 2017 yang akan berlangsung di Royale Jakarta Golf, Jakarta, pada 14-17 Desember mendatang. Dalam turnamen yang akan menjadi penutup rangkaian tur Asia sekaligus invitasi utama di seluruh dunia tersebut, sebanyak 150 pegolf profesional bakal ambil bagian, termasuk 20 pegolf profesional Indonesia. Mereka datang dari 20 negara dan akan memperebutkan hadiah uang total senilai Rp10 miliar.

“Dalam kejuaraan Indonesian Masters 2017 ini kami juga akan mengundang tiga atau empat pemain yang akan turun di Asian Games 2018 dengan harapan mereka bisa menggunakannya sebagai ajang uji coba,” kata pendiri Indonesian Masters Jimmy Masrin saat temu wartawan di Jakarta, Rabu (4/10). Jimmy berharap, walaupun menghadapi saingan dari pemain-pemain top dunia, para pegolf Indonesia bisa berbicara. “Dalam turnamen yang bergengsi seperti ini memang cukup sulit, para pegolf kita seperti mendaki gunung tinggi, tapi saya harap pemain-pemain kita bisa bersaing dan merangsek ke papan atas,” ujar Jimmy yang juga Kepala Bidang Organisasi Persatuan Golf Indonesia (PGI).

Sebagai turnamen penutup tur, Indonesian Masters 2017 menawarkan 20 poin Official World Golf Ranking (OWFR) bagi pemenangnya. Poin tersebut akan dihitung untuk menentukan juara Asian Tour Order of Merit. Juara dan runner-up Asian Tour Order of Merit itu berkesempatan mendapatkan tiket ke Kejuaraan Terbuka dan Kejuaraan Dunia Golf di Meksiko pada 2018. Jimmy menambahkan, Indonesian Masters tahun ini terbilang istimewa karena mendapatkan dukungan dari perusahaan ternama yang menjadi sponsor utama, yakni Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Tabungan Negara (BTN), dan Telkom.

“Keberhasilan turnamen tahun lalu, mendorong BNI untuk memperbarui hubungan dengan Indonesian Masters. Kami berharap turnamen tahun ini menjadi salah satu edisi paling sukses,” kata Anggoro Eko Cahyo, Managing Director of Consumer Business BNI.

Tambah atlet
Untuk menembus target di Asian Games 2018, PB Perpani mengajukan penambahan atlet ke Satuan Pelaksana Prog­ram Indonesia Emas (Satlak Prima). Saat ini atlet yang terdaftar di pelatnas Satlak Prima hanya empat. “Dengan jumlah empat atlet, jika hanya mempertandingkan nomor recurve selayaknya atlet yang ditempa berjumlah 12 orang masing-masing 6 putra dan 6 putri,” jelas Sekjen PB Perpani Alman Hudri di Jakarta, Rabu (4/10). Alman menambahkan, jika nomor compound juga dipertandingkan, jumlah atlet harus ditambah menjadi 24 orang. Penambahan atlet dalam pelatnas, kata dia, tidak lain untuk lawan tanding bagi atlet tim inti. Selain itu, untuk meningkatan prestasi atlet tim inti atau memberikan peluang bagi atlet lapis kedua menggantikan senior. (R-3)

Baca Juga

AFP/ABBIE PARR

Bintang Blazers Emoh Bermain jika tak Punya Kesempatan ke Playoff

👤Rahmatul Fajri 🕔Rabu 27 Mei 2020, 08:50 WIB
"Jika mereka hanya menambahkan beberapa pertandingan, itu hanya kan menjadi pertandingan sia-sia dan kami tidak memiliki peluang untuk...
AFP/KENZO TRIBOUILLARD

Curang saat Kompetisi Balap Virtual, Daniel Abt Dipecat Audi

👤Widhoroso 🕔Rabu 27 Mei 2020, 05:30 WIB
Dalam ajang tersebut, Daniel menggunakan seorang gamer profesional, Lorenz Horzing untuk menggantikan...
AFP

Holyfield Tunggu Tantangan Tyson

👤MI 🕔Rabu 27 Mei 2020, 02:55 WIB
MEMENANGI dua pertarungan sebelumnya membuat mantan juara dunia tinju kelas berat Evander Holyfield jual mahal...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya