Selasa 03 Oktober 2017, 03:45 WIB

Lindswell Jaga Tradisi Emas Indonesia

(Mln/R-2) | Olahraga
Lindswell Jaga Tradisi Emas Indonesia

ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

ATLET wushu Indonesia, Lindswell Kwok, sukses mempertahankan predikatnya sebagai juara dunia setelah menjadi yang terbaik di nomor andalannya, yaitu taijiquan, pada Kejuaraan Dunia Wushu XIV/2017 yang berlangsung di Rusia, 28 September-3 Oktober. Berdasarkan rilis yang diterima tim media Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) di Jakarta, kemarin, atlet asal Medan, Sumatra Utara, yang juga peraih emas pada SEA Games Kuala Lumpur 2017 itu menjadi kampiun setelah mengumpulkan nilai tertinggi, 9,67. Dengan demikian, ia berhasil mempertahankan tradisi medali emas Indonesia di kejuaraan dunia. Sementara itu, medali perak diraih atlet asal Vietnam, Tran Thi Khanh Ly, dengan nilai 9,64. Sementara itu, perunggu jatuh ke tangan atlet asal Jepang, Saito Shiho, dengan nilai 9,62.

Dalam pesan singkatnya via Whatsapp, Lindswell mengatakan pencapaiannya di kejuaraan dunia ini tidak terlepas dari dukungan jajaran pengurus PB WI dan tim pelatih. "Saya bersyukur bisa mempertahankan tradisi emas. Hasil di kejuaraan dunia ini tidak lepas dari dukungan penuh dari PB WI," kata Lindswell dalam keterangannya. Sayangnya, kesuksesan Lindswell gagal diikuti atlet-atlet wushu Indonesia disiplin taolu lainnya. Tiga rekan Lindswell hanya mempersembahkan medali perak, yaitu Juwita Niza Wasni dari nomor nanquan, Ahmad Hulaefi dari nomor changquan, dan Marvelo Edgar dari nomor daoshu.

Meski demikian, manajer tim wushu Indonesia, Novita, mengatakan pencapaian mereka di kejuaraan tersebut sudah cukup baik. Sebabnya, negara-negara pesaing juga menurunkan atlet-atlet terbaik mereka. "Inilah pencapaian terbaik kita. Para atlet sudah berjuang maksimal," kata Novita. Sementara itu, Ketua Bidang Pembinaan prestasi PB WI Herman Wijaya juga sangat mengapresiasi keberhasilan Lindswell dalam mempertahankan gelar juara dunia dan para atlet lainnya. Apalagi, ini bukan kali pertama ia menjadi juara dunia. Sebelumnya, Lindswell menjadi juara dunia pada 2013 dan 2015.

"Ini yang ketiga Lindswell meraih Juara Dunia setelah 2013 dan 2015. Lindswell memiliki dedikasi yang tinggi. Begitu juga dengan semangat juangnya. Itu menjadi kunci untuk mempertahankan predikat juara dunia," tutur Herman. Menurutnya, sebagai juara dunia hal yang paling sulit adalah mempertahankan apa yang telah diraih. "Lindswell ialah atlet yang sangat khawatir untuk gagal. Itu sebabnya ia selalu berusaha melakukan yang terbaik." Pada Kejuaraan Dunia Wushu ke-14 di Rusia yang diikuti 60 negara ini, Indonesia menurunkan 14 atlet yang terdiri atas 8 atlet taolu dan 6 atlet sanda (tarung).

Baca Juga

liverpoolfc.com

Atlet Inggris Telah Diizinkan Latihan Kontak

👤Basuki Eka Purnama 🕔Senin 25 Mei 2020, 07:30 WIB
Meski tetap menegaskan keharusan mempertahakan kondisi medis terkendali, petunjuk teranyar itu mengizinkan para atlet berlatih...
AFP/William WEST

Russell Juara GP Monako Virtual

👤Antara 🕔Senin 25 Mei 2020, 05:09 WIB
Itu merupakan kemenangan beruntun bagi Russell setelah sebelumnya pembalap Inggris itu menjuarai seri virtual di Catalunya, dua pekan...
AFP

NBA Berencana Lanjutkan Kompetisi di Resor Milik Disney

👤Rahmatul Fajri 🕔Minggu 24 Mei 2020, 14:50 WIB
Resor seluas 220 hektare dengan tiga arena, diharapkan bisa menopang kembali bergulirnya kompetisi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya