Selasa 26 September 2017, 18:20 WIB

Empat Fraksi Tolak Perpanjangan Kerja Pansus

Astri Novaria | Politik dan Hukum
Empat Fraksi Tolak Perpanjangan Kerja Pansus

ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

 

DI TENGAH perdebatan serius terkait kinerja KPK yang dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi III DPR dengan KPK di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (26/9), empat fraksi di DPR RI menyatakan menolak perpanjangan masa kerja Panitia Khusus Hak Angket terkait Tugas dan Kewenangan KPK. Mereka berpendapat temuan Pansus selama ini sudah cukup sehingga tinggal diambil kesimpulan dan rekomendasi akhir.

Keempat fraksi tersebut adalah Fraksi Partai Gerindra, Fraksi Partai Demokrat, Fraksi PKS, dan Fraksi PAN. "Temuan-temuan yang diperoleh Pansus sudah cukup, tinggal dijelaskan apa rekomendasinya sehingga masa kerja Pansus tidak perlu diperpanjang," kata
Sekretaris Fraksi PAN Yandri Susanto dalam Rapat Paripurna DPR, Jakarta, Selasa.

Yandri mengatakan FPAN mengapresiasi kerja Pansus selama ini sehingga tinggal membuat rekomendasi dan menentukan apa langkah selanjutnya yang diambil. Selain itu, tidak ada jaminan KPK hadir dalam Rapat Pansus setelah keputusan perpanjang masa kerja diambil.

"Apa yang disampaikan Pansus sudah rinci dan tidak ada jaminan KPK hadir. Kita tidak tersandera untuk mengambil keputusan," ujarnya.

Anggota Fraksi Partai Gerindra Nizar Zahro mengatakan jawaban yang disampaikan Pansus sudah cukup tidak ada alasan untuk memperpanjang masa kerja Pansus. Dia juga menegaskan partainya menolak apabila ada upaya-upaya yang ingin membekukan KPK. "Apapun dalil agama yang disampaikan namun kalau tujuannya untuk melemahkan KPK, kami menolak tegas," katanya.

Anggota Fraksi Partai Demokrat Erma Suryani Ranik mengatakan meskipun partainya tidak masuk dalam keanggotaan Pansus, namun tetap mengapresiasi hasil kerja Pansus. Dia mengatakan Demokrat posisi dalam kelembagaan KPK menolak ada usaha pembekuan institusi pemberantasan korupsi. "Usulan untuk perpanjangan waktu tidak tepat, kami tidak mendukung," ucapnya.

Anggota Fraksi PKS Matri Agung mengatakan fraksinya menghormati dinamika yang terjadi di parlemen namun pihaknya tidak setuju pembentukan Pansus Angket KPK. Dia menjelaskan FPKS tidak bertanggung jawab atas hasil Pansus dan menolak perpanjangan masa kerja Pansus.(OL-3)

Baca Juga

MI/Adam Dwi

Korporasi Jangan Sampai Lolos

👤Tri Subarkah 🕔Rabu 28 Oktober 2020, 02:20 WIB
VONIS seumur hidup yang dijatuhkan kepada seluruh terdakwa dalam kasus korupsi dana kelolaan PT Asuransi Jiwasraya (persero) atau AJS baru...
Istimewa

Polri: Sugi Nur Unggah Pernyataan ke Youtube karena Peduli NU

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 28 Oktober 2020, 01:35 WIB
MOTIF tersangka Sugi Nur Rahardja mengunggah pernyataan yang menimbulkan kebencian melalui akun Youtube karena peduli  kepada...
dok.mi

Bawaslu: Dukungan via Medsos Dominasi Pelanggaran Netralitas ASN

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 28 Oktober 2020, 00:45 WIB
BAWASLU RI menyebutkan pemberian dukungan terhadap paslon pilkada melalui media sosial menjadi tren tertinggi pelanggaran netralitas...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya