Minggu 24 September 2017, 14:45 WIB

Antisipasi Perjalanan Wisatawan, Kemenhub Siapkan 300 Bus di Bandara Bali

Arnoldus Dhae | Nusantara
Antisipasi Perjalanan Wisatawan, Kemenhub Siapkan 300 Bus di Bandara Bali

ANTARA/Fikri Yusuf

 

ANTISIPASI terhadap dampak yang ditimbulkan terhadap meningkatnya aktivitas Gunung Agung di Bali terus dilakukan oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Kementerian Perhubungan tengah menyiapkan sekitar 300 bus yang disiagakan untuk melayani penumpang di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, apabila ingin melalui jalur darat karena gagal terbang sebagai antisipasi aktivitas vulkanik Gunung Agung.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Provinsi, Kota Denpasar dan Organda yang paling berperan serta Damri," kata Kepala Balai Pengelola Tansportasi Darat Wilayah Bali dan NTB Agung Hartono usai menghadiri rapat koordinasi antisipasi siaga darurat Gunung Agung di gedung "Emergency Operation Center" Bandara I Gusti Ngurah Rai di Kuta, Kabupaten Badung, Minggu (24/9).

Dia menjelaskan apabila calon penumpang ingin meneruskan perjalanan dengan jalan darat, maka mereka dapat menggunakan bus yang diantarkan melalui tiga titik terminal di antaranya Ubung Denpasar, Mengwi di Kabupaten Badung dan Pelabuhan Benoa Denpasar.

Agung mengatakan hal tersebut merupakan rencana mitigasi yang pernah dilakukan menangani penumpang ketika Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai terdampak abu vulkanik Gunung Raung di Jawa Timur dan Gunung Barujari di Lombok, NTB.

Menurut dia, di Bali terdapat sekitar 2.300 bus yang terdiri dari 1.800 bus pariwisata dan 500 bus antarkota antarprovinsi. Setelah dilakukan penghitungan bersama dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, diperkirakan sekitar 300 bus untuk pelayanan penumpang yang gagal terbang apabila Gunung Agung erupsi. Hingga saat ini, aktivitas gunung setinggi 3.142 meter di atas permukaan laut itu masih dalam status Awas.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara tengah memantau perkembangan berdasarkan laporan dari BMKG dan Volcanic Ash Advisory Center (VAAC) di Darwin Australia.(Ant/OL-3)

Baca Juga

MI/ Alexander P Taum

Frustasi, Penumpang KM Lambelu Nekat Terjun ke Laut

👤Alexander P Taum 🕔Rabu 08 April 2020, 00:40 WIB
Mereka nekat melakukan itu dipicu keputusan Bupati Sikka Fransiskus Robertto Diogo yang melarang KM Lambelu merapat ke pelabuhan laut...
MI/ Alexander P Taum

Tiga ABK KM Lambelu Positif Virus Korona

👤Palce Amalo 🕔Rabu 08 April 2020, 00:20 WIB
Saat ini kapal tersebut sudah diperbolehkan merapat ke dermaga untuk menurunkan sekitar 233...
MI/Susanto

13.000 Warga Cianjur Sudah Pulang Kampung

👤Benny Bastiandy 🕔Selasa 07 April 2020, 23:35 WIB
Jumlah pemudik warga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, yang kembali ke masing-masing kampung halaman masing-masing selama mewabahnya covid-19...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya