Senin 28 Agustus 2017, 05:30 WIB

Menanti Janji Presiden Jokowi

Administrator | Olahraga
Menanti Janji Presiden Jokowi

MI/NURUL FADILLAH

JUDOKA Indonesia Muhammad Saiful Rahardjo berhasil meraih prestasi yang membanggakan dalam perhelatan SEA Games Kuala Lumpur 2017.

Dari dua emas yang mewujudkan gelar juara umum cabang judo bagi Indonesia, Saiful menyumbangkan satu di antaranya yakni di nomor -66 kg putra.

Saiful berhasil mengalahkan lawannya asal Malaysia dengan skor 1-0 pada partai puncak. Atas prestasinya itu Saiful tidak berharap banyak dari pemerintah.

Ia hanya menuntut janji kesejahteraan yang sempat diucapkan Presiden Joko Widodo dan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi saat pengukuhan dan pelepasan tim SEA Games 2017 di Istana Negara pada awal bulan ini.

Janji yang dimaksud ialah memberikan jabatan pegawai negeri sipil bagi atlet yang mendapatkan emas.

Pria berusia 30 tahun itu memang mengkhawatirkan masa depannya jika berhenti bertarung nanti. Pasalnya sudah bukan rahasia lagi jika masa depan atlet banyak yang suram selama ini.

Itu sebabnya ia menginginkan masa depan yang baik agar dapat menopang kehidupan istri dan kedua anaknya, serta orangtuanya yang tinggal di Mojokerto. Salah satunya dengan punya pekerjaan yang tetap.

"Kesejahteraan saya mohon diperhatikan pemerintah. Presiden sudah janji mau jadikan atlet PNS jika berhasil meraih emas dan saya ingin mendapat jabatan tersebut demi masa depan yang baik," tegas Saiful.

Ini merupakan emas kedua Saiful di multiajang terbesar se-Asia Tenggara tersebut. Di nomor yang sama, Saiful juga meraih prestasi di SEA Games Singapura 2015.

Saiful berniat untuk berhenti menjadi atlet setelah perhelatan multiajang Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang.

Pria asal Jawa Tengah itu lebih menginginkan posisi sebagai pelatih judo pada perhelatan SEA Games selanjutnya.

"Lisensi A pelatih sudah saya dapatkan. Saya ikut di sini juga dengan niat menghadiahkan emas bagi ulang tahun yang ke-72 Republik Indonesia. Tapi di SEA Games selanjutnya saya berharap bisa menjadi pelatih, saya ingin menyumbangkan segala ilmu yang saya dapatkan selama menjadi atlet kepada para junior saya," tandasnya.

"Tapi, sebelumnya, saya ingin sekali digantikan dengan atlet yang sesuai dan memang memiliki prospek bisa menjadi seperti saya. Kalau sudah menemukan, nanti saya akan mengajukan nama tersebut ke pelatih. Yang pasti sekarang fokus Asian Games dulu di Indonesia dan saya mengincar perunggu," pungkasnya. (Nurul Fadillah/R-3)

Baca Juga

LEONHARD FOEGER / various sources / AFP

Hujan Lebat, Sesi Latihan Ketiga GP Styria Dibatalkan

👤Akmal Fauzi 🕔Sabtu 11 Juli 2020, 19:05 WIB
Pihak F1 belum memberitahukan lebih lanjut terkait kondisi sesi kualifikasi yang juga dilaksankan pada hari ini, tepatnya pada pukul...
Darko Bandic/POOL/AFP

Rusia Optimis Gelar F1 Hadirkan Penonton

👤Akmal Fauzi 🕔Sabtu 11 Juli 2020, 15:47 WIB
GP Rusia rencananya akan digelar pada 27 September 2020 di sirkuit...
AFP/Bob Martin

Kompetisi Dibatalkan, Hadiah Wimbledon Dibagikan ke 620 Petenis

👤Akmal Fauzi 🕔Sabtu 11 Juli 2020, 13:59 WIB
Hadiah turnamen sebesar 10 juta pounds atau setara Rp 181,7 miliar akan dibagikan kepada pemain sesuai peringkat dunia. Pejabat dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya