Jumat 25 Agustus 2017, 05:56 WIB

Minim Fasilitas, Senam Tetap Beri Emas

Nurul Fadillah | Olahraga
Minim Fasilitas, Senam Tetap Beri Emas

MI/NURUL FADILLAH

MESKI didera berbagai kendala selama persiapan SEA Games Kuala Lumpur 2017, faktanya tim senam masih mampu berprestasi.

Torehan 1 emas, 2 perak, dan 4 perunggu menjadi bukti upaya dan kerja keras para pesenam.

Memang itu bukan hasil terbaik. Itu sebabnya mereka ingin meraih prestasi lebih tinggi lagi di Asian Games Jakarta-Palembang 2018.

Tidak mudah tentu mewujudkannya.

Hal itu pun tidak dimungkiri manajer tim senam Dian Arifin.

Menurutnya, jika ingin mewujudkannya, para pesenam membutuhkan lebih banyak jam terbang.

Berikut petikan wawancara wartawan Media Indonesia, Nurul Fadillah dengan Dian Arifin di Kuala Lumpur, kemarin.

Apa pendapat Anda dengan hasil tim senam?

Kita sudah melampaui target karena kita cuma ditargetkan 1 perak, tetapi kita bisa capai 1 emas, 2 perak, dan 4 perunggu.

Kalau dilihat target, sebetulnya sudah melampaui target tersebut.

Tapi kalau dari PB sebetulnya target dua emas, dan kemarin hampir bisa menambah emas dari vault table putra atas nama Dwi Agus Prayogo.

Tetapi karena di senam penilaiannya itu subjektif, maka susah.

Bagaimana prospek para pesenam Indonesia ke depan?

Kalau dilihat dari gerakan sebenarnya sudah bagus.

Cuma masalah kerapian yang perlu ditingkatkan.

Kita harus punya Rifda Irfana Luthfi-Rifda Irfana Luthfi yang lain.

Begitu juga di putra.

Apa kekurangan para pesenam?

Untuk bisa lebih berprestasi para atlet tentu harus banyak pengalaman dan perbanyak jam terbang, dan kita harus keluar.

Untuk putra yang bagus sekarang Jepang.

Kalau putri ada Rumania, Rusia.

Apa target para pesenam selanjutnya?

Setelah SEA Games, kita membidik Asian Games.

Memang saingannya berat, tetapi enggak menutup kemungkinan kita dapat perunggu .

Harapan Anda untuk para stakeholder?

Jika diperbolehkan berlatih di luar negeri, kami berani pasang satu perunggu.

Soalnya, di Indonesia itu sarana dan fasilitas tidak menunjang, fisioterapi enggak ada.

Apa saran Anda untuk pemerintah?

Kita sekarang mau menuntut hak supaya mereka bisa memperhatikan senam karena di SEA Games saja kita kan enggak menuntut banyak tapi hasil maksimal sehingga tolonglah bahwa perhatian terhadap kita bisa dimaksimalkan.

Tapi saya sudah mulai mengoordinasi.

Gimana caranya, harus ada solusi, misalnya dana-dana yang belum keluar ya bisa segera dicairkan, akomodasi misalnya.

(Nurul Fadillah/R-3)

Baca Juga

AFP

Turnamen AS Terbuka Terancam Dibatalkan

👤Akmal Fauzi 🕔Jumat 10 April 2020, 16:04 WIB
Federasi tenis AS (USTA) merilis pernyataan yang menyarankan semua orang untuk tidak bermain tenis sampai pandemi covid-19 setidaknya mulai...
AFP

Legenda Lakers Magic Johnson Minta NBA Digelar tanpa Penonton

👤Rahmatul Fajri 🕔Jumat 10 April 2020, 15:53 WIB
Johnson mengaku menyerahkan semuanya kepada Komisioner NBA Adam Silver untuk memastikan kompetisi akan dilanjutkan. Ia hanya mengusulkan...
ANTARA

Penggemar Emoh Nonton Laga di Stadion Tanpa Vaksin Covid-19

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 10 April 2020, 11:00 WIB
Semua responden mengidentifikasikan dirinya sebagai penggemar olah raga, dan 61 persen dari mereka menyatakan tak akan ke stadion tanpa...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya