Jumat 11 Agustus 2017, 18:32 WIB

Minat Baca Rendah karena Akses Buku Kurang

Palce Amalo | Nusantara
Minat Baca Rendah karena Akses Buku Kurang

ANTARA FOTO/Iggoy el Fitr

 

DUTA Baca Indonesia, Najwa Shihab, mengatakan, minimnya minat baca masyarakat di Tanah Air disebabkan akses terhadap buku sangat sulit. Bahkan, kata dia, banyak sekolah di pedalaman sama sekali tidak ada minat baca.

"Saya merasa bukan minat bacanya yang kurang karena setiap ke perkampungan dan bawa buku, anak-anak menangis kalau bukunya dibawa pulang," kata Najwa kepada wartawan sebelum mengikuti talkshow bertajuk 'Literansi untuk Kebinekaan' di Kupang, Nusa Tenggara Timur yang akan berlangsung Jumat (11/8) malam ini.

Selain itu, kata host program 'Mata Najwa' yang akan berakhir tayangannya di Metro TV tersebut, harga buku di Indonesia mahal disebabkan pajak impor kertas tinggi. Kondisi ini membuat buku-buku yang dijual ke pelosok Indonesia lebih mahal.

Dia pun telah menyampaikan ide kepada Presiden Joko Widodo pada Mei 2017 lalu untuk mengirim buku secara murah ke daerah.

"Di rumah saya ada titipan banyak buku, tetapi mau kirim ke daerah ongkosnya mahal," kata Najwa.

Karena itu, ia minta setiap tanggal 17 setiap bulan dilakukan pengiriman buku secara gratis lewat PT Pos Indonesia. Ide ini langsung diterima Presiden. Selain itu, mereka juga harus memastikan buku-buku tesebut tiba di tujuan di seluruh Tanah Air.

Pendekatan lain untuk meningkatkan minat baca ialah memperkenalkan perpustakaan digital. Namun, pendekatan ini masih terbatas di kota-kota besar karena di perdesaan yang infrastrukturnya belum memadai, perpustakaan digital tidak berfungsi secara maksimal.

"Warga di desa juga senang baca buku fisik. Ini tantangan kita untuk menyiapkan generasi yang cinta pengetahuan didekati dengan berbagai cara," ujarnya.

Project Officer Garda Lamaholot, Bara Pattyradj, mengatakan, isu kebinekaan yang diangkat dalam talkshow tersebut saat ini intens dibicarakan dalam konstelasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Literasi itu bukan hanya berbicara tentang membaca dan menulis melainkan bagaimana orang memandang kehidupan," katanya. (OL-2)

Baca Juga

Ilustrasi

Kasus Positif Covid-19 di Aceh Capai 101 Orang

👤Amiruddin Abdullah Reubee 🕔Minggu 12 Juli 2020, 17:30 WIB
Terdapat enam tambahan kasus baru positif covid-19 di...
MI/Ramdani

Hasil Tes Negatif, 6 Makam Jenazah PDP di Kota Padang Dibongkar

👤Yose Hendra 🕔Minggu 12 Juli 2020, 17:00 WIB
"Awal PDP ternyata setelah hasil tes swab keluar dari Laboratorium Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran...
Dok: Pribadi

Kepala Dinkes Kota Tikep Diduga Tertular Transmisi Lokal Covid-19

👤Hijrah Ibrahim 🕔Minggu 12 Juli 2020, 16:45 WIB
Dengan adanya penambahan tersebut, maka total keseluruhan kasus positif di Kota Tidore Kepulauan sebanyak...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya