Minggu 30 Juli 2017, 20:42 WIB

Alves Tantang Neymar Berani 'Move On'

Antara | Sepak Bola
Alves Tantang Neymar Berani

AFP PHOTO / FRANCK FIFE

 

PEMAIN Paris Saint-Germain Dani Alves mengaku mengharapkan Neymar bergabung dengannya di tim Ibu Kota Prancis itu dan berharap Neymar berani mengambil keputusan untuk move on, membuat keputusan besar untuk pindah dari Barcelona demi bergabung dengan PSG.

Berbicara setelah PSG menang 2-1 melawan AS Monaco dalam Piala Super Prancis, Sabtu (29/7) waktu setempat, di mana dia mencetak satu gol, Alves memuji sahabatnya itu namun menyerahkan segala keputusan kepada sang superstar Barcelona.

"Saya harap proses ini dirampungkan. Saya tak ada kaitannya dengan keputusan dia. Ini pilihan paling penting bagi dia. Orang harus mengambil keputusan semacam ini," kata Alves, yang juga sama-sama berasal dari Brasil dengan Neymar.

"Saya harap dia bergabung dengan PSG. Dia adalah salah satu sahabat dekat saya dan saya selalu ingin sahabat-sahabat saya ada di samping saya. Ini pilihan yang hanya tergantung dia seorang, tetapi kami akan memyambut dia dengan tangan terbuka seandainya dia datang."

Alves mengaku membantu Neymar memilih Barcelona saat meninggalkan Santos, tetapi kali ini dia menyerahkan semua keputusan kepada Neymar.

"Saya pernah sekali membantunya. Saya membantu dia memutuskan datang ke Barcelona. Saya tidak membuat keputusan untuk dia, saya hanya bilang pada dia apa yang akan dia miliki di Barca dan dia ternyata memutuskan bergabung," kata Alves.

"Keputusan adalah untuk yang berani. Saya orang yang berani. Saya memutuskan meninggalkan Barca dan saya meninggalkan Juventus, saya selalu mengambil keputusan. Dia harus memutuskan untuk mendewasakannya agar terus maju."

"Jika dia ingin bertahan, dia akan bertahan. Jika dia ingin datang, dia akan datang. Saya hanya ingin sahabat saya bahagia, entah itu di sini atau di sana," tutup Alves dalam laman ESPN. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More