Minggu 30 Juli 2017, 19:47 WIB

PSG sudah Siapkan Pesta Penyambutan Neymar

Antara | Sepak Bola
PSG sudah Siapkan Pesta Penyambutan Neymar

AFP PHOTO / HECTOR RETAMAL

 

KUBU Paris Saint-Germain (PSG) sangat percaya diri bisa meyakinkan superstar Barcelona Neymar untuk bergabung bersama mereka dengan rekor transfer termahal di dunia, yakni senilai 222 juta Euro. Sampai-sampai mereka pun sudah menyiapkan pesta penyambutan untuk sang bintang, kata seorang sumber kepada ESPN FC.

PSG, menurut sumber ini, sudah merencanakan sebuah acara perkenalan publik di Paris dan menggelar sebuah even di markas klub itu di Parc des Princes.

Sumber itu mengungkapkan, PSG sudah menghubungi polisi Paris untuk melaporkan kemungkinan adanya acara yang sebelum ini tidak bisa mereka selenggarakan sejak pecah insiden saat mengadakan selebrasi juara Ligue 1 pada 2013 yang merupakan gelar juara liga pertama yang diraih PSG dalam kurun 19 tahun.

Zlatan Ibrahimovic dikenalkan di depan Menara Eiffel saat dikontrak pada musim panas 2012, tetapi itu terjadi sebelum insiden Trocadero pecah setahun berikutnya itu.

Sejak 2013, PSG tidak dapat menggelar selebrasi untuk pemain-pemain baru yang dikontraknya dan saat sukses merebut trofi karena takut insiden Trocadero itu terulang.

Seorang sumber berkata kepada ESPN FC pekan lalu bahwa Neymar dan ayahnya sudah setuju pindah ke PSG. Yang jadi persoalan ialah bagaimana caranya PSG mengaktifkan klausa pelepasan Neymar tanpa melanggar aturan financial fair play dari UEFA.

Namun kini PSG sudah menemukan cara mengaktifkan klausa itu yang masih sejalan dengan aturan dari UEFA tersebut. Oleh karena itu PSG telah memutuskan untuk menawari Neymar dengan kontrak lima tahun dengan satu opsi musim keenam.

Sebelum kesepakatan dirampungkan, La Liga dan Barcelona mengancam melaporkan PSG kepada UEFA, tetapi Les Parisiens tetap akan mengajukan tawaran guna mendapatkan Neymar. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More