Senin 19 Juni 2017, 06:57 WIB

Pelajari Ayat-Ayat Allah SWT

Quraish Shihab | TAFSIR AL-MISHBAH
Pelajari  Ayat-Ayat Allah SWT

Quraish Shihab -- Grafis/Duta

TAFSIR Al Mishbah episode 24 ini membahas Alquran Surah Yasin ayat 8-12. Disebutkan, ada sekelompok masyarakat yang ­lengah. Salah satu bentuk ­kelengahan mereka ialah tidak memperhatikan perkembangan zaman. Mereka tidak memperhatikan perubahan-perubahan yang terjadi.

Mereka tidak menghiraukan kehadiran orang-orang yang memberi bimbingan. Mereka hanya fokus mengikuti keyakinan dan tradisi orangtua serta pendahulu mereka.

Keadaan mereka diibaratkan seperti orang dengan leher yang terbelenggu dengan kedua telapak tangannya mengangkat dagu. Mereka tak mampu memandang sekitar, hanya bisa menengadah ke atas, sementara ada dinding di depan dan belakang mereka.

Pengibaratan itu ditujukan untuk menggambarkan orang-orang yang hanya mengikuti kebiasaan para pendahulu mereka. Mereka begitu malas berpikir, enggan berubah. Hidup mereka seperti dibatasi dinding-dinding yang membuat mereka sulit beranjak ke tempat lain.

Mereka hanya mau berpegang pada kebiasaan dan tradisi lama, tidak mau melakukan perubahan positif dalam masyarakat. Padahal Allah SWT menciptakan alam raya ini, bagian dari ayat-ayat Allah, antara lain agar manusia mau mengamati, mempelajari, dan mau berubah mengikuti perkembangan zaman demi kemajuan kehidupan.

Keengganan mempelajari ayat-ayat Allah yang terdapat dalam Alquran maupun yang terhampar di alam raya diibaratkan sebagai belenggu-belenggu yang menjadikan seseorang hanya mampu tengadah, tidak bisa melihat sekeliling. Keengganan itu juga serupa dengan dinding-dinding yang membuat seorang hanya mampu terdiam di sebuah kamar.

Karena itu, bukalah pintu hati. Lihat dan pelajarilah alam raya. Lakukanlah perjalanan di permukaan bumi ini. Belajarlah dari pengalaman orang-orang lain. Hal-hal yang demikian akan membawa kita pada tuntunan Allah.

Pada ayat selanjutnya Allah berfirman, “Sesungguhnya engkau (Muhammad) hanya memberi peringatan kepada orang-orang yang mau mengikuti peringatan dan yang takut kepada Tuhan Yang Maha Pengasih walaupun mereka tidak melihat-Nya. Maka berilah mereka kabar gembira dengan ampunan dan pahala yang mulia (surga).”

Allah melanjutkan pada ayat berikutnya, “Sungguh, Kamilah yang menghidupkan orang-orang yang mati, dan Kamilah yang mencatat apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka tinggalkan. Dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam kitab yang jelas (Lauh Mahfuzh).”

Ayat itu menegaskan bahwa seluruh perbuatan kita semasa hidup ada dalam catatan Allah. Semua hasil perbuatan kita di dunia akan menjadi saksi pada pengadilan akhirat kelak. (Zuq/H-3)

Baca Juga

MI

Bersegeralah Menuju Allah

👤Quraish Shihab 🕔Senin 03 Juni 2019, 23:20 WIB
AYAT sebelumnya sudah diterangkan tentang wujud-wujud keesaan Allah di bumi, dalam diri...
MI/Seno

Rezeki dari Allah bagi yang Yakin

👤Quraish Shihab 🕔Minggu 02 Juni 2019, 22:20 WIB
PEMBAHASAN Tafsir Al Mishbah dilanjutkan dengan Surah Az Zariyat ayat...
MI/Seno

Hari Pembalasan yang Dijanjikan

👤Quraish Shihab 🕔Sabtu 01 Juni 2019, 05:30 WIB
SURAH Az Zariyat menekankan kuasa Tuhan dalam mengatur alam raya hingga rezeki...

TAFSIR AL-MISHBAH

Read More

CELOTEH

Read More

JADWAL IMSAKIYAH
Rabu, 08 Apr 2020 / 3 Ramadan 1440 H
Wilayah Jakarta dan Sekitarnya
Imsyak : 04:25 WIB
Subuh : 04:35 WIB
Terbit : 05:50 WIB
Dhuha : 06:18 WIB
Dzuhur : 11:53 WIB
Ashar : 15:13 WIB
Maghrib : 17:48 WIB
Isya : 19:00 WIB

PERNIK

Read More