Kamis 15 Juni 2017, 08:58 WIB

Asyik dengan Mobil Pribadi

Cdx/Berbagai sumber/S-2 | Mudik
Asyik dengan Mobil Pribadi

Ilustrasi -- MI/Reza Sunarya

ANDA yang mudik Lebaran dengan mobil pribadi tentu tidak ingin ada masalah pada kendaraan selama perjalanan. Oleh karena itu, persiapkan kendaraan sebelum melakukan perjalanan.

Periksalah kembangan ban, tekanan ban, kampas dan sepatu rem, kanvas dan plat kopling, lampu-lampu, dan air radiator plus reservoirnya. Jangan lupakan kondisi aki, oli mesin, oli gear box, oli gardan, oli transmisi matik, hingga cairan rem dan cairan power steering.

Gantilah komponen itu jika sudah waktunya diganti, dan untuk yang terkait dengan urusan keselamatan seperti rem, kaki-kaki, dan komponen pendukung mesin, sebaiknya gunakan suku cadang asli. Lebih dianjurkan jika penanganannya menggunakan jasa bengkel resmi.

Siapkan peralatan darurat untuk mengantisipasi kemungkinan masalah pada kendaraan, misalnya toolset standar dan dongkrak. Bila perlu, bawalah kompresor mini berdaya listrik 12 volt yang banyak dijual di pasar swalayan dan toko perkakas untuk mengantisipasi jika ban bocor. Alat ini akan terasa manfaatnya ketika ban terkena paku, terutama jika Anda memakai ban jenis tubeless. Pada ban jenis ini biasanya udara keluar tidak sekaligus. Anda bisa memompanya kemudian meneruskan perjalanan hingga menemukan bengkel tambal ban. Jika tekanannya mulai berkurang sebelum menemukan bengkel, Anda bisa memompa lagi. Itu jauh lebih praktis ketimbang membuka ban dan mengganti ban cadangan, kecuali jika bocornya lumayan besar.

Harga kompresor mini memang lumayan mahal dan umumnya di atas Rp200 ribuan. Namun, tidak ada salahnya memiliki satu karena manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.

Bagi kendaraan bertransmisi otomatis, sebaiknya bekali tas perkakas Anda dengan kabel jumper. Pasalnya jika kendaraan tidak bisa distart karena aki bermasalah, ia tidak bisa disiasati dengan cara mendorongnya seperti pada kendaraan bertransmisi manual.

Biasanya para agen pemegang merek (APM) telah menyiapkan pos-pos berisi ‘pasukan’ mekanik mereka di sepanjang jalur mudik. Yang perlu Anda lakukan sebelum berangkat ialah mencatat nomor-nomor telepon penting layanan siaga mudik yang disediakan APM.

Jika kantuk menyerang, jangan tunda untuk menepi dan beristirahat. Memaksakan diri justru akan membahayakan keselamatan Anda, keluarga Anda, dan pengendara lain di sekitar Anda.Keluarlah sejenak dari mobil untuk menghirup udara segar dan meregangkan otot, juga minum air putih untuk menyegarkan tubuh.

Berkendara pulalah dengan kecepatan terukur agar Anda sekeluarga selamat sampai tujuan. (Cdx/Berbagai sumber/S-2)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Paramayuda/foc/18

Puncak Arus Mudik telah Berlalu

👤Hld/Tri/JI/X-7 🕔Minggu 22 Desember 2019, 07:40 WIB
Untuk mengurai kepadatan lalin itu, rekayasa lalin contraflow diperpanjang mulai dari Km 47 hingga Km...
Mi/Permana

Mudik Nataru, Polri Prediksi Lonjakan 40% Mobil di Tol TransJawa

👤Antara 🕔Sabtu 21 Desember 2019, 10:15 WIB
"Banyak masyarakat mudik hari ini. Kenaikan (arus kendaraan) sampai 40%," kata Istiono di Gerbang Tol Cikampek Utama, Cikampek,...
Medcom.id

75 Ribu Kendaraan Tinggalkan Yogyakarta Hari Ini

👤Patricia Vicka 🕔Sabtu 08 Juni 2019, 11:35 WIB
Peningkatan volume kendaraan yang menuju Jawa Tengah mulai terlihat sejak kemarin Jumat, 7 Juni...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya