Selasa 13 Juni 2017, 08:55 WIB

KPK Geladah Dua Ruang Kerja di Kejati Bengkulu Terkait OTT

Fery Jaya Saputra/MTVN | Politik dan Hukum
KPK Geladah Dua Ruang Kerja di Kejati Bengkulu Terkait OTT

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa ruangan terduga suap Kasi Intel III Kejaksaan Tinggi Bengkulu terkait operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat (9/6), di Bengkulu, Senin (12/6). ANTARA FOTO/David Muharmansyah

 

KOMISI Pemberantasan Korupsi melakukan penggeledahan sekitar delapan jam, Senin (12/6) di Kantor Kejaksaan Tinggi Bengkulu pasca operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat (9/6) dini hari yang lalu.

Sebanyak dua koper yang diduga berisikan sejumlah berkas penting disita dari dua ruang kerja di Kantor Kejati Bengkulu, yang sebelumnya sudah disegel oleh penyidik KPK.

Penggeledahan yang dilakukan pada Senin (12/6) sejak pukul 16.00 WIB tersebut berakhir pada Selasa (13/6) pukul 00.13 WIB terfokus di dua ruangan yakni ruang kerja Kasi III Bidang Intel, Jaksa Parlin Purba dan ruang Asisten Bidang Tindak Pidana Khusus, Jaksa Henri Nainggolan.

Dalam penggeledahan di ruang kerja Kasi III Intelijen itu, penyidik KPK lebih banyak menyita sejumlah berkas terkait sejumlah kasus yang sedang ditangganinya. Sedangkan di ruang kerja Asisten Bidang Tindak Pidana Khusus, penyidik KPK hanya menyita satu berkas terkait ajuan laporan yang disampai pihak LSM kepada Henri Nainggolan.

Menanggapi penggeledahan yang dilakukan oleh petugas KPK tersebut, Ahmad Fuadi, Kasipenkum Kejati Bengkulu membenarkan dan menjelaskan ada delapan petugas dari tim penyidik KPK.

"Penggeledahan ini masih berkaitan dengan kasus oprasi tangkap tanggan yang dilakukan KPK pada Jumat. Ada sejumlah berkas yang disita dan disimpa dalam dua koper yang dibawa KPK . "Saya tidak tahu berkas apa dan berapa jumlah berkas yang disita KPK di dua ruang kerja yang berbeda tersebut," katanya.

Setelah diadakan penggeledahan, dua ruang keja yang sempat disegel saat ini telah dilepas segelnya oleh tim penyidik KPK dan dipastikan berkas dan data terkait OTT beberapa waktu lalu untuk sementara dianggap telah lengkap.(OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More