Selasa 13 Juni 2017, 01:30 WIB

Pengusaha Biayai Patrialis dan Hamdan Main Golf

Administrator | Politik dan Hukum
Pengusaha Biayai Patrialis dan Hamdan Main Golf

ANTARA/WIDODO S JUSUF

 

PENGUSAHA Basuki Hariman disebut membayar tiket pesawat dan makan mantan hakim konstitusi Patrialis Akbar saat bermain golf di Batam.

"Saya terima uang karena sebelum pertemuan kami ada perbincangan dengan Pak Basuki bahwa saya ada rencana bermain golf di Batam. Waktu itu ada kegiatan Pak Patrialis di Batam dan saya diperintahkan Pak Patrialis untuk bergabung main golf di sana," ungkap Direktur PT Spektra Selaras Bumi Kamaludin dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, kemarin.

Kamaludin menjadi saksi untuk terdakwa pemilik PT Impexindo Pratama, PT Cahaya Timur Utama, PT Cahaya Sakti Utama, dan CV Sumber Laut Perkasa Basuki Hariman dan General Manager PT Impexindo Pratama Ng Fenny yang didakwa memberikan uang sejumlah US$50 ribu (sekitar Rp690 juta), Rp4,043 juta, dan menjanjikan Rp2 miliar kepada Patrialis untuk memengaruhi putusan perkara Nomor 129/ PUU-XIII/2015 terkait dengan uji materi UU No 41 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU No 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Kamaludin juga sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

"Namun, ternyata sampai di sana (Batam) sudah ada teman yang handle, tapi saya gunakan untuk makan dengan Patrialis Akbar Rp1,5 juta," tambah Kamaludin.

Ongkos bermain golf, menurut Kamaludin, sudah dibayari rekannya yang lain di Batam.

"Yang bermain ada saya dan Pak Patrialis, biasanya untuk biaya Pak Patrialis dan Pak Gozali biasa titipkan ke saya sekitar Rp1 juta," ucapnya.

Sebelumnya, Kamaludin sudah meminta uang dari Basuki pada 22 September 2016 di Restoran Paul Pacific Place sebesar US$20 ribu untuk membayar biaya hotel, golf, dan makan bersama Patrialis, Ahmad Gozali, dan Yunas di Batam.

Selanjutnya, pada 13 Oktober 2016, bertempat di Restoran Hotel Mandarin Oriental, ia juga menerima US$10 ribu dari Basuki untuk biaya transportasi, akomodasi, dan kegiatan golf untuk dirinya, Patrialis, mantan Ketua MK Hamdan Zoelva, dan Ahmad Gozali di Batam dan Bintan.

"Pada waktu itu saya mau golf juga di Bintan. Untuk kegiatan itu saya minta dibantu sebagai persiapan saja. Pak Basuki berikan bantuan tersebut, tapi di Bintan ternyata sudah dipersiapkan imigrasi," ungkap Kamaludin lagi. (Gol/Ant/P-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More