Kamis 08 Juni 2017, 14:12 WIB

Tanjung Priok Jadi Pintu Masuk Utama Impor Bawang Putih

Andhika Prasetyo | Ekonomi
Tanjung Priok Jadi Pintu Masuk Utama Impor Bawang Putih

ANTARA

 

PELABUHAN Tanjung Priok, Jakarta, dalam waktu dekat, secara resmi akan dibuka sebagai tempat pemasukan importasi bawang putih sebagai salah satu upaya mengatasi persoalan harga komoditas tersebut yang mengalami lonjakan dalam beberapa waktu terakhir.

Kepala Badan Karantina Kementerian Pertanian (Barantan) Banun Harpini mengatakan penunjukan pelabuhan yang terletak di utara Jakarta itu telah melalui beberapa kajian ilmiah.

“Kami telah melakukan analisis risiko dan menghadirkan beberapa pakar. Kami melihat apa penyakit, hama, yang biasa terdapat di bawang putih serta bagaimana mengendalikannya,” ujar Banun di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, Kamis (8/6).

Selama ini, Banun mengatakan, pemasukan bawang putih hanya melalui Pelabuhan Tanjung Perak, Jawa Timur dan Belawan, Sumatra Utara.

Pada 2016, berdasarkan data Barantan, total impor bawang putih mencapai 321 ribu ton. Adapun, selama periode Januari hingga Juni 2017, pemasukan bawang putih sebesar 171 ribu ton.

“Sebagian besar importasi itu masuk ke Tanjung Perak,” lanjutnya.

Upaya pembukaan Tanjung Priok sebagai pintu masuk bawang putih juga sebagai pemecah risiko penyakit dan hama di di Pelabuhan Tanjung Perak.

“Karena aktivitas di Tanjung Perak luar biasa, sementara kapasitasnya terbatas. Di Tanjung Priok sekarang sarananya sudah memadai. Dengan dasar itu kita bisa segera buka. Sekarang sedang diundangkan di Kementerian Hukum dan HAM,” tuturnya.

Pada 2015, dengan luas tanam 2.500 hektare (ha), produksi bawang putih dalam negeri sebesar 20.295 ton, meningkat dari tahun sebelumnya 16.893 ton. Kendati ada kenaikan, jumlah tersebut masih sangat jauh dari kebutuhan yang mencapai 500 ribu ton per tahun sehingga 90% harus dipenuhi melalui importasi.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan pemerintah optimis dapat mencapai swasembada bawang putih dalam kurun waktu 5 hingga 10 tahun ke depan.

“Tetapi, kalau kami mendapatkan tambahan anggaran pada tahun ini, setidaknya Rp1 triliun saja untuk bawang putih, 2019 sudah bisa swasembada,” terangnya.

Sementara terkait pengendalian hama, tercatat 90% perusahaan swasta kini telah menggunakan jasa pengendalian hama.

“Saat ini industri pengendalian hama di Indonesia sudah menggunakan konsep Integrated Pest Managment (IPM), menggunakan pendekatan sanitasi dan kesehatan lingkungan yang baik, dimana penggunaan pestisida sebagai alternatif terakhir,” ujar Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pengendalian Hama Indonesia (ASPPHAMI) Boyke Arie Pahlevi.

Ia menyebutkan terdapat 19 sektor industri yang menggunakan jasa ASPPHAMI antara lain industri makanan dan minuman terkait persyaratan HACCP & GMP, Industri Pakan Ternak terkait GMP, industri Pertambangam terkait Health Safety Environment (HSE), industri minyak dan gas terkait Health Safety Environment (HSE), industri tembakau terkait GMP, industri rumah sakit terkait pengelolaan sanitasi, industri perhotelan terkait housekeeping dan industri property, building managment terkait kesehatan bangunan gedung (pest control).

“Pengendalian hama juga harus diterapkan diantaranya pada industri pulp and paper, tepung terigu, pupuk, kakao, semen, rokok, farmasi, dan tak terkecuali bagi industri penerbangan, perkebunan kelapa sawit serta kawasan industri terkait sanitasi kawasan industry,” tandasnya. (OL-6)

Baca Juga

MI/Iiz Zatnika

Kemenkop UKM Dorong Empat Skema Bantu Koperasi Terdampak Covid-19

👤M Ilham Ramadhan 🕔Minggu 29 Maret 2020, 13:55 WIB
LPDB siap melakukan relaksasi terhadap mitra-mitra...
Istimewa

Covid-19 Tak Halangi Petani Indramayu Panen Raya Padi dan Jagung

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 29 Maret 2020, 13:17 WIB
Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Indramayu Takmid mengatakan Kementan setiap tahun menggelontorkan bantuan untuk Kabupaten...
Antara/Rahmad

Terdampak Covid-19, Pemerintah Siap Beli Produk Perikanan

👤Hilda Julaika 🕔Minggu 29 Maret 2020, 10:40 WIB
Pasar produk perikanan global ikut terdampak pandemi covid-19. Mengantisipasi turunnya permintaan, pemerintah berencana  membeli...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya