Imbas Relokasi,Kunjungan Wisatawan Turun Drastis

Penulis: MI Pada: Rabu, 04 Mar 2015, 00:00 WIB Nusantara
Imbas Relokasi,Kunjungan Wisatawan Turun Drastis

ANTARA/ANIS EFIZUDIN

KUNJUNGAN wisatawan ke Candi Lumbung, Candi Asu, dan Candi Pendem di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, turun drastis setelah Candi Lumbung dipindahkan ke lokasi baru di Desa Krogowanan, Kecamatan Sawangan, pada 2011.

Wahyu Setianto, 31, penjaga Candi Asu, mengungkapkan biasanya wisatawan yang berkunjung selalu mendatangi tiga candi sekaligus, yakni Candi Asu, Candi Pendem, dan Candi Lumbung. Jumlah pengunjung rata-rata 20-30 orang per hari. Mereka mayoritas para wisatawan mancanegara.

Namun, setelah Candi Lumbung dipindahkan ke lokasi baru yang jaraknya agak jauh, kunjungan wisatawan ke tiga candi itu berkurang. Bahkan candi-candi itu cenderung sepi. Jika pun ada yang datang berkunjung, hanya penduduk sekitar dan anak-anak yang bermain di sekitar lokasi candi.

"Biasanya turis asing yang menginap di Hotel Amanjiwo berkunjung ke tiga candi karena dalam satu paket wisata. Sekarang jarang ada yang berkunjung ke sini," tutur Wahyu. Selain pemindahan Candi Lumbung, hal lain yang memengaruhi sepinya pengunjung ke Candi Asu dan Candi Pendem ialah kondisi jalan ke arah candi rusak parah. Hal itu menyebabkan orang malas berkunjung.

Wakidi, 40, penjaga Candi Lumbung di lokasi baru Desa Krogowanan, mengakui belakangan kunjungan wisatawan ke candi itu memang berkurang. Lokasi lama Desa Sengi, Kecamatan Dukun, bisa dikunjungi puluhan turis per hari. Namun, saat ini di lokasi baru hanya ada lima sampai delapan pengunjung lokal per hari. "Sering kali malah tidak ada yang berkunjung. Kadang yang datang hanya untuk melakukan foto pre-wedding atau sekadar berfoto-foto biasa atau syuting video," kata Wakidi.

Menurut dia, memang sampai saat ini wisata tiga candi itu belum terlalu digarap. Apalagi pengunjung yang datang ke Candi Lumbung, Candi Asu, dan Candi Pendem sama sekali tidak dipungut biaya.

Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Magelang Darmono mengatakan hingga saat ini belum ada kesepakatan dengan BPCB Jawa Tengah untuk mengelola tiga candi itu sebagai tempat wisata. Pengelolaan candi masih ditangani pihak BPCB. "Kita belum ada MoU dengan BPCB Jateng untuk mengelola wisata Candi Pendem, Asu, dan Lumbung," kata Darmono.

Staf Bidang Objek Sarana Prasarana Jasa Wisata, Dinas Pariwisata dan Budaya Kabupaten Magelang, A Munir menyebutkan kunjungan wisatawan ke sejumlah objek wisata di wilayah itu mencapai 3.921.463 orang pada 2014. (TS/N-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More