Sabtu 06 Mei 2017, 10:15 WIB

Imigrasi Cegah Perdagangan Manusia

Administrator | Politik dan Hukum
Imigrasi Cegah Perdagangan Manusia

Direktur Pemberitaan Media Indonesia Usman Kansong berjabat tangan dengan Direktur Jenderal Imigrasi Ronny F Sompie (kiri) saat mengunjungi Kantor Ditjen Imigrasi di Jakarta (MI/BARY FATHAHILAH)

 

DIREKTORAT Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM berupaya mencegah perdagangan manusia yang kerap terjadi dengan modus bekerja di luar negeri

Lembaga pimpinan Ronny Franky Sompie itu bersama BNP2TKI mengambil langkah dengan mencegah penyalahgunaan paspor untuk bekerja sebagai pembantu rumah tangga (PRT).

Untuk diketahui, pemerintah telah memoratorium pengiriman TKI yang akan bekerja sebagai PRT.

"Kita terus berjuang menyelamatkan saudara kita dari ancaman perdagangan manusia yang kerap dilakukan dengan modus bekerja di luar negeri dan TKI (tenaga kerja Indonesia) nonprosedural. Kemudian pascaadanya moratorium PRT di sejumlah negara, tantangan kita makin keras sebab permintaan PRT tentu tetap tinggi," jelas Ronny saat berbincang dengan Direktur Pemberitaan Media Indonesia Usman Kansong di Gedung Ditjen Imigrasi, Jakarta, kemarin.

Hadir pada kesempatan itu Direktur Kerja Sama Keimigrasian Alif Suaidi, Direktur Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Zaeroji, Direktur Intelijen Keimigrasian Yudi Kurniadi, dan Direktur Pengembangan Bisnis Media Indonesia Shanty Nurpatria.

Menurut Ronny, perdagangan manusia kerap menyasar para TKI khususnya TKI nonprosedural.

Itu sebabnya Imigrasi membantu melakukan pencegahan melalui proses pembuatan paspor.

Seluruh pemohon paspor dicek, diwawancara, dan diverifikasi lewat data di BNP2TKI.

Usman mengapresiasi langkah pencegahan perdagangan manusia yang dilakukan Imigrasi.

Dia menyarankan penyebaran informasi dan wawasan tentang hal tersebut ditingkatkan supaya masyarakat bisa membantu Ditjen Imigrasi.

"Saya kira bagus sekali upaya pencegahan perdagangan manusia yang dilakukan Imigrasi serta perkembangan pelayanan khususnya dalam pembuatan paspor. Kemudian dalam kebijakan lain juga tentu lebih baik dan harus diketahui masyarakat," paparnya.

Ia berharap ke depan sinergi Media Indonesia dan Ditjen Imigrasi terus terjalin supaya arus informasi keimigrasian bisa tersampaikan dengan baik ke masyarakat. (Cah/P-2)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More