Senin 17 April 2017, 18:40 WIB

Akhirnya, IPM Indonesia Tembus 70

Fathia Nurul Haq | Ekonomi
Akhirnya, IPM Indonesia Tembus 70

MI/MOHAMAD IRFAN

 

BADAN Pusat Statistik mencatat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia pada 2016 sudah menembus 70,18. Ini merupakan kali pertama IPM tembus angka 70 sejak 2010, sekaligus mengubah status Indonesia dari negara dengan pembangunan 'sedang' menjadi 'tinggi'.

"Pada 2016, status pembangunan manusia di Indonesia meningkat dari sedang menjadi tinggi. Empat provinsi juga ikut mengalami peningkatan IPM dari sedang menjadi tinggi, yakni Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Jawa Barat," ujar Kepala BPS Suhariyanto dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (17/4).

Bergabungnya empat provinsi tersebut membuat jumlah provinsi dengan pembangunan manusia tinggi bertambah dari 8 jadi 12. Sementara itu, Suhariyanto juga menjelaskan 21 provinsi di Indonesia masih berstatus rendah.

"Persoalan di Indonesia adalah disparitas yang tinggi. Meskipun secara nasional sudah tinggi, masih ada provinsi yang statusnya rendah, yaitu Papua dengan IPM 58,05," lanjut pria yang akrab disapa Kecuk itu.

Bahkan, di Papua ada sebuah kabupaten bernama Kabupaten Nduga yang IPM-nya hanya 26,56. Padahal, masih di provinsi yang sama, Kota Jayapura memiliki IPM mencapai 78,56. Sementara di DKI Jakarta, IPM mencapai 79,60.

IPM merupakan indikator untuk mengukur pembangunan manusia yang terdiri atas angka harapan hidup, rata-rata lama sekolah, dan pendapatan per kapita.

Secara nasional BPS menyebut di 2016 harapan hidup di Indonesia ialah 70,9 tahun. Sementara rata-rata lama sekolah tercatat 7,95 tahun dengan harapan lama sekolah 12,72 tahun. Masih menurut BPS, rata-rata orang Indonesia menghabiskan Rp10,42 juta per kapita pertahun. (X-12)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More