DATA Badan Pusat Statistik menunjukkan jumlah penduduk miskin turun dari 25,2 juta pada 2024 menjadi 23,9 juta pada 2025. Kelompok rentan miskin naik tipis dari 67,7 juta menjadi 67,9 juta. Sementara itu, kelompok menuju kelas menengah meningkat cukup besar dari 137,5 juta menjadi 142,0 juta. Di sisi lain, jumlah kelas menengah justru menyusut dari 47,9 juta menjadi 46,7 juta, sedangkan kelas atas naik tipis dari 1,1 juta menjadi 1,2 juta.
Struktur ini mengindikasikan fenomena kelas menengah tertekan, karena semakin banyak masyarakat menumpuk di lapisan menuju middle class. Tanpa dorongan pendapatan riil dan perluasan lapangan kerja formal, konsumsi domestik berisiko melemah mengingat kelas menengah selama ini menjadi motor utama belanja rumah tangga.



